Berapa Anjloknya Penjualan Mobil Tahun Ini Imbas Pandemi?

Kompas.com - 30/09/2020, 16:21 WIB
Ilustrasi penjualan mobil. AUTONEWSIlustrasi penjualan mobil.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Penjualan kendaraan bermotor roda empat di pasar domestik tahun ini mengalami penurunan tajam dibandingkan tiga tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo), realisasi distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) selama Januari-Agustus 2020 hanya berada di angka 323.507 unit.

Capaian tersebut melemah sebesar 51,3 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 664.134 unit.

Sementara pada 2017 dan 2018, realisasi penjualan mobil nasional mampu mencapai 714.114 unit serta 763.344 unit.

Baca juga: Mobil Terlaris Agustus 2020, Nissan Geser Daihatsu dan Mitsubishi

Ilustrasi penjualan mobilStanly/KompasOtomotif Ilustrasi penjualan mobil

"Tahun ini memang terasa berat karena adanya pandemi Covid-19 yang berdampak pada berbagai sektor seperti perusahaan pembiayaan. Sebagaimana kita tahu, 50-60 persen konsumen di Indonesia (khususnya pembeli mobil Honda) mengandalkan kredit," kata Business Innovation and Sales & Marketing PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy kepada Kompas.com.

Menurut dia, pada masa pandemi berbagai perusahaan pembiayaan melakukan pengketatan seleksi untuk pemberian kredit salah satunya dengan cara membuat uang muka atau down payment (DP) tinggi sampai 50 persen.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kredit macet konsumen akibat pandemi di kemudian hari.

"Pada saat April-Mei lalu, DP mencapai 40-50 persen. Itu sangat memberatkan konsumen. Tapi sekarang sudah berada di level 20-25 persen, bahkan ada yang 15 persen. Jadi pasar mulai tumbuh," ujar Yusak.

Baca juga: China Diproyeksikan Jadi Tumpuan Otomotif Global Usai Pandemi

Ilustrasi penjualan mobil. ISTIMEWA Ilustrasi penjualan mobil.

Hal serupa diungkapkan Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmy Suwandi di kesempatan terpisah. Ia kemudian memperkirakan pasar akan bergerak positif jika momentum pada Juni-Agustus terjaga dengan baik.

"Tidak mengherankan karena pada kondisi ini (pandemi), leasing sudah berdampak sehingga mengeluarkan berbagai kebijakan seperti pengetatan DP dan semakin selektif dalam memilih nasabah," kata dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X