Pemerintah Siapkan Stimulus buat Industri Otomotif

Kompas.com - 18/09/2020, 12:38 WIB
Sales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) optimis bila industri otomotif di Tanah Air akan berkembang pada sesmeter II 2020, setelah mengalami keterpurukan pada semester awal imbas pandemi Covid-19.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pihaknya akan memacu kinerja industri otomotif karena merupakan sektor strategis untuk memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.

"Kami optimistis bahwa kinerja industri otomotif berkembang positif pada semester II tahun ini. Kalau periode sebelumnya terjadi perlambatan karena dampak dari pandemi Covid-19," kata Agus dalam keterangan resminya, Kamis (17/9/2020).

Menurut Agus, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo), penjualan mobil dalam tiga bulan terakhir menunjukkan tren meningkat, baik dari retail maupun wholesales atau yang disitribusikan agen pemegang mereak (APM) ke diler.

Baca juga: Gaikindo Usul BBN dan Pajak Progresif Mobil Baru Dipangkas

Untuk penjualan mobil secara ritel pada Agustus sebanyak 37 ribuan unit, jumlah tersebut naik dibandingkan Juli sebesar 35.799 unit. Sementara wholesales tercatat 37.277 unit, naik 47 persen dari bulan sebelumnya yang mencapai 25.283 unit.

"Artinya, sudah ada rebound pemulihan, pasar kembali spending uangnya untuk beli mobil dan motor," ucap Agus.

Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan Covid-19 telah menyebabkan ketidakstabilan pada ekonomi Indonesia baik dari sisi permintaan maupun penjualan, yang juga berdampak pada beberapa sektor manufaktur, termasuk industri otomotif.

Padahal dari segi industri, otomotif merupakan salah satu sektor terpenting untuk menggerakan perekonomian nasional

Selama ini, industri otomotif telah memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional, baik itu dari capaian nilai investasi maupun ekspor.

Agus juga menjelaskan bila industri otomotif telah menciptakan lapangan pekerjaan yang sangat besar dengan lebih dari 1 juta orang, dan merupakan salah satu sektor prioritas dalam agenda nasional pada peta jalan "Making Indonesia 4.0".

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X