Buat Pemula, Simak Arti dan Maksud Rambu-rambu di Jalan Tol

Kompas.com - 28/08/2020, 17:41 WIB
Ilustrasi rambu batas kecepatan maksimal yang diperbolehkan. Sebastian Bozon / AFPIlustrasi rambu batas kecepatan maksimal yang diperbolehkan.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Di jalan tol terdapat beberapa macam rambu yang memiliki arti dan fungsi berbeda. Pengendara wajib mengerti dan memahami maksud dari rambu-rambu yang terpasang agar bisa tertib berlalu lintas.

Salah satu rambu yang berada di jalan tol adalah rambu larangan berhenti di bahu jalan. Untuk menghindari kecelakaan, semua kendaraan diminta untuk tidak parkir sembarangan, kecuali dalam keadaan darurat.

Ada juga rambu batas kecepatan, maksimal 100 kpj dengan latar merah, dan minimal 60 kpj berlatar biru.

Baca juga: Urus Pajak Kendaraan 5 Tahunan Ada Biaya Tambahan, Ini Rinciannya

Ilustrasi Jalan Tol: Pertumbuhan Penduduk Picu Konsumsi Energi - Kemacetan pada jam pulang kerja di jalan tol dalam kota Jakarta, Senin (3/3), merupakan salah satu efek tumbuhnya kelas menengah di Indonesia. Bonus demografi yang ditandai pertumbuhan kelas menengah yang mencapai 60 persen jumlah penduduk Indonesia ini menjadi pemicu naiknya konsumsi energi.

Kompas/Iwan Setiyawan (SET)
03-03-2014IWAN SETIYAWAN Ilustrasi Jalan Tol: Pertumbuhan Penduduk Picu Konsumsi Energi - Kemacetan pada jam pulang kerja di jalan tol dalam kota Jakarta, Senin (3/3), merupakan salah satu efek tumbuhnya kelas menengah di Indonesia. Bonus demografi yang ditandai pertumbuhan kelas menengah yang mencapai 60 persen jumlah penduduk Indonesia ini menjadi pemicu naiknya konsumsi energi. Kompas/Iwan Setiyawan (SET) 03-03-2014

Selain itu terdapat juga rambu perintah agar bus dan truk berada di lajur kiri. Sementara untuk kendaraan kecil lainnya diperbolehkan menggunakan lajur kanan.

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan, truk dan bus wajib berjalan di lajur kiri karena kendaraan bertonase besar ini biasanya berjalan lebih lambat dari kendaraan umumnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Bus dan truk diberikan lajur di kiri yang relatif paling lambat,” ucap Jusri kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Begini Cara Aktifkan Masa Berlaku STNK yang Telat Bayar Pajak Tahunan

Ilustrasi rambu dilarang mendahului dari sebelah kirinusindo.com Ilustrasi rambu dilarang mendahului dari sebelah kiri

“Ataupun misalkan terdiri dari tiga lajur, boleh berada di tengah untuk mendahului. Sedangkan lajur kanan untuk melaju kencang,” katanya.

Di jalan tol terdapat juga rambu berlatar biru yang menunjukkan sebuah lokasi. Sebagai ilustrasi di lajur kiri ada penunjuk arah ke Bandung, sementara di lajur kanan bertuliskan Sukabumi.

Bagi Anda yang ingin menuju Bandung, diharuskan mengambil lajur sebelah kiri. Karena beberapa meter lagi akan ada belokan yang mengarah ke Bandung. Sedangkan bagi Anda yang menuju Sukabumi, diperintahkan untuk segera mengambil lajur kanan.

Baca juga: Honda Jazz Facelift Meluncur, Punya Mesin Baru dan Sunroof

Rambu lalu lintas di Tol Jombang-Mojokerto.Dokumentasi PT Marga Harjaya Infrastruktur Rambu lalu lintas di Tol Jombang-Mojokerto.

Lain halnya dengan rambu berlatar warna hijau. Edo Rusyanto, Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman), mengatakan, rambu ini sifatnya sebagai informasi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X