Ingat, Jangan Duduk Menyamping Saat Boncengan di Motor

Kompas.com - 18/08/2020, 12:41 WIB
Dua warga mengendarai sepeda motor secara berboncengan melintasi jalan raya di kota Dhaka, Bangladesh. AFP / FARJANA K. GODHULYDua warga mengendarai sepeda motor secara berboncengan melintasi jalan raya di kota Dhaka, Bangladesh.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Posisi penumpang yang duduk menyamping, sangat berbahaya saat naik sepeda motor. Posisi ini membuat motor dan pembonceng tidak seimbang sehingga rawan kecelakaan.

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan, penumpang yang duduk menyamping membuat pengendalian jadi sulit karena tidak selaras dengan gerakan pengendara.

Baca juga: Berkendara Jarak Jauh Jangan Lupa Atur Tekanan Udara pada Ban

"Salah satu tugas penumpang ialah menyelaraskan gerakan tubuhnya dengan pengendara. Akan sulit jika penumpang menghadap samping, sebab itu direkomendasikan duduk menghadap depan," kata Jusri kepada Kompas.com, belum lama ini.

Orang yang dibonceng duduk menghadap ke samping dan ke depan.dok.Kompasiana Orang yang dibonceng duduk menghadap ke samping dan ke depan.

Jusri mengatakan, dari kacamata ajaran keselamatan berkendara, posisi pembonceng memang sangat penting. Ada alasan mengapa dibuat aturan safety riding, supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Nah, posisi berkendara itu termasuk boncenger. Duduk yang paling ideal menghadap ke depan. Selain itu juga penumpang harus membekap atau memeluk pengendara, seperti menyatu,” kata Jusri.

Baca juga: Mengenal Lapisan Anti-Karat di Kolong Mobil

Edo Rusyanto, Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) mengatakan, jika orang yang dibonceng menghadap ke kiri atau kanan, potensi penumpang terlontar lebih besar.

"Karena tidak ada keseimbangan, lain halnya dengan yang menghadap lurus ke depan. Jadi yang sewajarnya saja, karena semuanya itu sudah diperhitungkan, terutama untuk keselamatan dan kenyamanan," ujar Edo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.