Kompas.com - 13/08/2020, 17:22 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Solo menggandeng PT Pos menghadirkan terobosan baru dalam hal pembayaran denda tilang pelanggar lalu lintas.

Dengan adanya inovasi ini akan semakin memberikan kemudahan dalam pembayaran serta untuk mencegah adanya kerumunan saat pengambilan barang bukti di kantor Kejari Solo.

Baca juga: Daftar Motor Bebek Bekas di Bawah Rp 10 Juta

Kepala Kejari Solo Nanang Gunaryanto mengatakan, dengan adanya terobosan ini pembayaran denda tilang serta pengambilan barang bukti tidak perlu lagi harus datang ke Kejari.

Kaget Dikira Kena Tilang, Warga dan Pengendara Senang dapat Bantuan Masker Gratis dari PolisiKOMPAS.COM/JUNAEDI Kaget Dikira Kena Tilang, Warga dan Pengendara Senang dapat Bantuan Masker Gratis dari Polisi

Melainkan juga bisa dilakukan di kantor pos terdekat yang ada di wilayah masing-masing pelanggar.

"Pembayaran denda tilang sekarang tidak hanya dilayani di Kantor Kejari tapi bisa juga di kantor pos di seluruh Solo. Mulai bulan depan pembayaran juga bisa dilakukan secara online nasional," ujar Nanang di Kantor Kejari Solo, Kamis (13/8/2020).

Tidak hanya pembayaran denda saja yang bisa dilakukan secara online, tetapi barang bukti juga akan dikirimkan ke alamat pelanggar.

Baca juga: Motor Bebek Bekas di Bawah Rp 5 Juta, Ini Pilihannya

Dengan begitu, pelanggar tidak perlu datang untuk mengambil barang bukti yang disita. Untuk pengiriman barang bukti ini, tentunya akan dikenakan biaya pengiriman untuk wilayah Jateng dan DIY sebesar Rp 13.500.

Sedangkan bagi pelanggar yang berada di luar DIY dan Jateng akan dikenakan biaya lebih besar, yakni Rp 20.000.

Satlantas Polres Tangerang Selatan menggelar razia di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (12/2/2020). Operasi tersebut digelar untuk meminimalisir pelanggaran yang dilakukan pengendara baik roda dua dan empat. KOMPAS.com/Muhamad Isa Bustomi Satlantas Polres Tangerang Selatan menggelar razia di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (12/2/2020). Operasi tersebut digelar untuk meminimalisir pelanggaran yang dilakukan pengendara baik roda dua dan empat.

"Tahap awal kemarin baru pelayanan baru dilakukan di dua lokasi yakni di Kantor Kejari dan Kantor Pos Solo. Tapi, mulai bulan ini sudah bisa dilakukan diseluruh kantor pos di wilayah Solo," ucapnya.

Nanang menambahkan, dengan adanya pembayaran secara daring ini tentunya sangat mendukung dalam pencegahan penyebaran virus Corona.

Mengingat, pelanggar tidak perlu lagi datang ke kantor Kejari untuk mengambil barang bukti yang tentunya akan menimbulkan kerumunan massa.

Baca juga: Menu Motor Matik Bekas di Bawah Rp 10 Juta, Dapat Unit Tahun Muda

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Pos Besar Solo Wendy Nugroho mengatakan, dengan adanya sistem pembayaran denda tilang ini lebih efektif.

"(Pelanggar) cukup datang ke kantor pos terdekat, setelah itu nanti akan ada dua pilihan apakah (barang bukti) diambil sendiri di kantor Kejari atau dikirim melalui pos," ucap Wendy.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.