Trik Anti-Ketipu Saat Mau Beli Mobil Mesin Diesel

Kompas.com - 07/08/2020, 17:31 WIB
Mobil diesel di pasar mobil bekas Otomania/Setyo AdiMobil diesel di pasar mobil bekas

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi konsumen otomotif yang ingin mencari kendaraan dengan mesin diesel, pasar mobil bekas bisa jadi tujuan alternatif. Pasar mobil bekas menyediakan berbagai macam model mobil mesin diesel tentunya dengan ragam kondisi dan harga.

Seperti pemilihan kendaraan bekas lainnya, ada cara sederhana bagi calon konsumen memberikan penilaian sebelum memutuskan untuk meminang mobil diesel.

“Ada cara mudah untuk menilai mesin diesel kondisinya masih baik atau bermasalah. Lihat dari tutup oli mesin saat mesin sedang langsam, apakah mengeluarkan asap atau tidak,” ujar Andri, dari Jordy Mobil di MGK Kemayoran kepada Kompas.com.

Baca juga: Yellow Box Juction Lebih Penting Ketimbang Marka Lain di Persimpangan

Mesin Diesel Kia Grand SedonaKOMPAS.com / Aditya Maulana Mesin Diesel Kia Grand Sedona

Prosesnya, nyalakan mobil diesel tersebut seperti langkah memanaskan mesin mobil pada umumnya. Lalu setelah 10 menit dihidupkan, lihat tutup oli apakah mengeluarkan asap atau tidak. Jika mengeluarkan asap putih itu tanda mesin rusak.

Baca juga: Simpel tapi Keren, Modifikasi CBR2500RR SP Street Racing

“Biasanya tiga bulan berselang akan turun mesin. Ini untuk mencegah konsumen mengeluarkan biaya ekstra padahal mobil baru dibeli beberapa waktu lalu,” tutur Andri.

Tambahan, untuk mesin bensin juga bisa dilakukan pemeriksaan kondisi secara mudah. Cek bagian knalpot apakah ada bekas oli di bagian dalam lubang knalpot.

“Kalau ada artinya akan turun mesin, dijamin. sebab, kondisinya sudah parah bila seperti itu. Pintar-pintar memilih kendaraan bekas, bila kesulitan bawa orang yang lebih paham dan dipercaya untuk ikut memberi penilaian,” ucap Andri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X