Kuasai Sirkuit Jerez, Quartararo Ungkap Kelemahan Yamaha YZR-M1

Kompas.com - 27/07/2020, 17:11 WIB
Fabio Quartararo Foto: Twitter Fabio Quartararo @gambutiphotoFabio Quartararo
|

JAKARTA, KOMPAS.comSirkuit Jerez menjadi saksi keperkasaan Fabio Quartararo dalam menjuarai seri balap MotoGP. Pebalap berjuluk El Diablo ini bahkan sempat meninggalkan Maverick Vinales dan Valentino Rossi di posisi kedua dan ketiga sampai lebih dari 4 detik.

Quartararo mengaku puas dan bangga dengan hasil capaiannya pada MotoGP Andalusia 2020 (26/7). Setelah menang dua kali berturut-turut di kelas MotoGP, ia sukses mengantongi 50 poin dan memuncaki daftar klasemen sementara.

Usai melakukan selebrasi angkat piala, Quartararo beserta Vinales dan Rossi, langsung diajak ke sebuah ruangan untuk melakukan wawancara dengan rekan-rekan media yang sudah menantinya.

Baca juga: Foto Viral Setruk Jalan Tol Ditambah Denda Tilang, Ini Kata Operator

Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, saat merayakan podium pertama pada seri MotoGP 2020 Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (19/7/2020) malam WIB.AFP/JAVIER SORIANO Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, saat merayakan podium pertama pada seri MotoGP 2020 Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (19/7/2020) malam WIB.

Ia pun langsung dicecar sejumlah pertanyaan. Namun satu yang menarik, Quartararo mengungkap beberapa kelemahan yang masih menghinggapi Yamaha YZR-M1 2020 yang dipakainya.

“Hanya satu kalimat, itu adalah top speed. Tidak ada yang perlu saya tambahkan, motor terasa sangat bagus. Tetapi top speed tidak terlalu cepat. Itu adalah masalah satu-satunya,” ujar Quartararo, saat menjawab pertanyaan rekan media usai MotoGP Andalusia  (26/7/2020).

Menurutnya, jika dibandingkan dengan beberapa kompetitor seperti Honda dan Ducati. Angka top speed Yamaha lebih kecil.

Baca juga: Isi Bensin Motor Jangan Sampai Luber, Ada Batasnya

Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, kembali ke pitlane pada hari pertama tes pramusim MotoGP di Sirkuit Sepang, 7 Februari 2020.AFP/MOHD RASFAN Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, kembali ke pitlane pada hari pertama tes pramusim MotoGP di Sirkuit Sepang, 7 Februari 2020.

Meski begitu, sejumlah pebalap disebutnya bisa lebih mudah beradaptasi dengan YZR-M1. Salah satunya berkat racikan sasis yang ramah untuk segala jenis gaya balap.

“Tetap saya ingin bilang kalau Yamaha bukanlah motor yang mudah (dikendarai) seperti banyak orang bilang,” ucap Quartararo.

“Sejujurnya (M1 2020) lebih sulit dikendarai jika dibandingkan tahun lalu (M1 2019). Jadi bisa dibilang, ini adalah motor yang ramah tapi bukanlah motor yang mudah,” katanya.



Sumber MotoGP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X