Dampak Buruk Mengencangkan Baut Tanpa Kunci Torsi

Kompas.com - 09/07/2020, 17:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kegiatan nge-bengkel sendiri atau mengoprek mesin kendaraan banyak dilakukan para pemilik mobil atau motor. Meski banyak di antaranya yang mengerti tentang mesin, tapi tak sedikit juga yang melupakan pentingnya penggunaan kunci torsi.

Kunci torsi dibutuhkan saat mengencangkan baut. Sebab, tiap baut sudah ada standar ukurannya sendiri, berapa torsi yang dibutuhkan dalam pengencangan.

Baca juga: Kenali Material Mur dan Baut Motor yang Berkualitas

Sayangnya, sebagian orang masih belum paham bahwa tiap baut di motor memiliki tingkat kekencangan yang berbeda, tergantung bagiannya. Tujuannya adalah agar baut tetap kuat menopang bagian-bagian bergetar yang dapat membuat baut terbuka atau terlepas.

Kunci torsiMotorplus-online.com Kunci torsi

Asep Suherman, Kepala Bengkel Honda, AHASS Daya Motor Cibinong dan Karawang, mengatakan, mengencangkan baut ada batasannya. Sebab, torsi tiap baut sebetulnya sudah ditentukan oleh pabrikan di Buku Pedoman Reparasi (BPR) Honda.

"Jika kita mengencangkan baut tidak sesuai torsinya pasti ada dampaknya. Jika terlalu berlebih torsinya akan membuat baut tersebut aus atau slek, bahkan bisa patah saat pengencangan," kata Herman, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Bongkar Motor di Rumah Aja, Jangan Sepelekan Buka Pasang Baut

Ribut Wahyudi, Kepala Bengkel Honda Bintang Motor Cinere, juga menjelaskan, pentingnya menggunakan kunci torsi dalam mengencangkan mur atau baut sesuai kekencangan standar pabrikan.

"Apabila tidak sesuai torsi yang dianjurkan, dapat mengakibatkan baut terlepas jika torsinya kurang. Sedangkan jika torsinya berlebihan, tidak hanya bisa patah, tapi juga menimbulkan kerusakan pada ulir. Bahkan, dapat mengakibatkan kerusakan komponen lainnya," kata Wahyudi.

Kerusakan komponen lainnya yang dimaksud contohnya saat mengencangkan baut blok silinder mesin. Sebab, jika kekencangannya tidak sama, berpotensi juga merusak komponen yang ada di dalam mesin tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.