Mobil Bekas Rp 100 Juta ke Bawah Laris Manis

Kompas.com - 02/07/2020, 18:01 WIB
Bursa mobil bekas di Mall Blok M Lt. Basement, Jakarta Selatan Kompas.com/DioBursa mobil bekas di Mall Blok M Lt. Basement, Jakarta Selatan

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini di beberapa wilayah khususnya di DKI Jakarta sudah diberlakukan masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau era new normal.

Kondisi ini tentunya menjadi harapan baru bagi para sektor usaha dan jasa seperti pedagang mobil bekas.

Manager Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih, mengatakan, dibukanya aktivitas ekonomi di tengah pandemi justru membuat penjualan mobil bekas pada jenis tertentu naik.

Baca juga: Tesla Salip Toyota Jadi Perusahaan Otomotif Paling Mahal di Dunia

Hal ini lantaran masyarakat takut untuk naik kendaraan umum, sehingga lebih memilih untuk membeli mobil bekas dengan harga yang terjangkau.

Ilustrasi sewa Toyota Avanzajejakpiknik.com Ilustrasi sewa Toyota Avanza

“Memang tidak banyak, namun cukup signifikan kenaikannya,” ujar Herjanto saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu.

Jenis mobil bekas yang cukup diminati saat ini adalah mobil bekas jenis perkotaan yang irit bahan bakar. Terutama yang dijual di bawah Rp 100 juta.

Baca juga: Selain BBM Oktan Rendah, Ini Penyebab Lain Mesin Mobil Ngelitik

“Yang pasti Avanza dan Xenia tidak pernah sepi peminat. Untuk Toyota Avanza tahun 2009 rata-rata dibanderol dengan harga Rp 80 jutaan, tergantung kondisi. Sedangkan untuk Xenia bisa lebih murah, Rp 75 jutaan sudah bsia dapat tahun 2011,” kata Herjanto.

Pada waktu yang sama, pemilik salah satu usaha mobil bekas di MGK Kemayoran, Andri, mengatakan saat ini penjualan mobil bekas yang paling banyak diminati adalah jenis city car seperti Toyota Agya atau Daihatsu Ayla.

“Untuk tahun 2015-2016, harga pasarannya berada di angka Rp 85 juta. Bahkan, untuk Ayla harganya mulai dari Rp 70 jutaan,” katanya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X