Tesla Salip Toyota Jadi Perusahaan Otomotif Paling Mahal di Dunia

Kompas.com - 02/07/2020, 13:14 WIB
Mobil listrik SUV Tesla menarik pesawat B787. Blog Flightradar24Mobil listrik SUV Tesla menarik pesawat B787.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Di antara sekian banyak perusahaan mobil, Tesla telah menjadi produsen mobil paling bernilai di dunia. Perusahaan asal Amerika Serikat ini berhasil menyusul saham Toyota Motor Corporation (TMC), setelah sahamnya mencapai rekor tertinggi.

Menurut laporan BBC, nilai saham Tesla menyentuh 1.134 dolar AS per lembar atau mencatatkan rekor tertinggi pada perdagangan Rabu (1/7/2020).

Alhasil valuasi pasar Tesla mencatat 209,47 miliar dolar AS atau lebih dari Rp 2.900 triliun (kurs Rp 14.200). Jumlah ini lebih 4 miliar dolar AS dibandingkan dengan valuasi pasar Toyota sekarang.

Baca juga: Ini Rincian Tarif Perpanjangan dan Bikin Smart SIM

Pabrik Toyota yang ada di wilayah Durban, Afrika Selatan.Nikkei Pabrik Toyota yang ada di wilayah Durban, Afrika Selatan.

Nilai saham Tesla kabarnya mulai melonjak sejak awal 2020 karena investor mulai percaya diri tentang masa depan kendaraan listrik.

Perusahaan mobil asal California itu pun telah mencatatkan untung dalam tiga kuartal berturut-turut, setelah sebelumnya mencatat rugi selama bertahun-tahun.

Hasil ini memberikan Tesla momentum untuk meraih hasil lebih baik pada tahun ini, meski kondisi dunia sedang dalam pandemi Covid-19.

Baca juga: Sepeda Alami Kecelakaan dengan Kendaraan Bermotor, Siapa yang Salah?

Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, saat tiba di dermaga Car Terminal,  Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, saat tiba di dermaga Car Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.

Walau demikian, kinerja Toyota masih terbilang baik. Tahun lalu perusahaan asal Jepang berhasil menjual sekitar 30 kali lipat lebih banyak mobil, dan memiliki pendapatan 10 kali lebih besar dibandingkan Tesla.

Hingga Maret 2020, Toyota juga telah menjual 10,46 juta kendaraan serta mencatatkan pendapatan sebesar 281,2 miliar dolar AS.

Sementara penjualan Tesla pada akhir 2019 hanya sebanyak 367.200 kendaraan atau senilai 24,6 miliar dolar AS.

Baca juga: Honda Civic Wonder, Motuba Era1980-an Ini Dijual Rp 255 Juta

Toyota HiAce Baru saat dinaiki Direktur Marketing PT TAM Anton Jimmi SuwandyKOMPAS.com/Ruly Toyota HiAce Baru saat dinaiki Direktur Marketing PT TAM Anton Jimmi Suwandy

Kami sempat mencoba untuk mengkonfirmasi kabar ini ke PT Toyota Astra Motor (TAM), sebagai anak perusahaan TMC di Indonesia. Apakah pandemi juga menjadi penyebab turunnya nilai saham Toyota.

Namun Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM, enggan mengomentari turunnya valuasi saham Toyota secara global. Menurut Anton, pihaknya tidak berwenang menjawab soal nilai saham prinsipal.

“Karena TMC adalah perusahaan terbuka, sebagai anak perusahaan, kami di TAM tidak bisa memberikan komen soal ini,” ujar Anton, kepada Kompas.com (2/7/2020).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X