Ngerem Motor Sport, Tak Perlu Selalu Tarik Kopling

Kompas.com - 23/06/2020, 14:25 WIB
Ilustrasi tuas kopling motor Stanly/OtomaniaIlustrasi tuas kopling motor
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain menarik tuas kopling saat akan berbelok, kesalahan lain para pengendara sepeda motor ialah menarik kopling saat melakukan pengereman mendadak.

Head of Safety Riding Wahana, Main Dealer motor Honda Jakarta-Tangerang, Agus Sani, mengatakan, menarik kopling saat mengerem merugikan karena tidak ada engine brake.

Baca juga: Cara Mudah Panaskan Mesin Motor Lawas yang Masih Pakai Karburator

“Ketika mau rem mendadak juga kopling adalah hal terakhir yang ditarik, agar mesin membantu pengereman,” kata Agus, kepada Kompas.com, belum lama ini.

Saat menikung, sepeda motor terasa sangat stabil berkat setelan suspensi yang pas.JR for KompasOtomotif Saat menikung, sepeda motor terasa sangat stabil berkat setelan suspensi yang pas.

Untuk itu kata Agus, penting untuk mengerti fungsi kopling. Kopling hanya digunakan pada saat perpindahan gigi atau pada saat berhenti jika posisi gigi tidak netral.

Baca juga: Masih Nekat Pakai Earphone saat Berkendara Motor?

Buang kebiasaan memegang tuas kopling ketika berkendara. Dengan begitu jadi tidak sering memainkan kopling. Kecuali dalam keadaan macet dan di bawah kecepatan 10 kpj untuk mencegah mesin mati.

“Ingat selalu kopling hanya ditarik saat ingin ganti gigi, motor berhenti dalam kondisi masuk gigi dan ketika setelah melakukan pengereman,” kata Agus.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X