Harga Mobil Bekas Masih Anjlok, Diprediksi Pulih Akhir 2020

Kompas.com - 23/06/2020, 14:21 WIB
Seorang pedagang memasang kertas berisi spesifikasi mobil yang akan dijual di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2019). Setiap Minggu ratusan mobil bekas dijajakan di Bursa Mobil Sriwedari. Ari PurnomoSeorang pedagang memasang kertas berisi spesifikasi mobil yang akan dijual di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2019). Setiap Minggu ratusan mobil bekas dijajakan di Bursa Mobil Sriwedari.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini berpengaruh terhadap berbagai sektor, termasuk harga mobil bekas di pasaran.

Sepinya pasar hingga dilakukannya penutupan perkantoran di wilayah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), turut berdampak pada anjloknya harga mobil bekas.

Bahkan harga mobil bekas selama pandemi diperkirakan mengalami penurunan antara 20 persen hingga 30 persen.

Dengan adanya pelonggaran PSBB transisi menuju kehidupan normal baru harga mobil bekas juga belum terlihat ada kenaikan harga.

Baca juga: Pendaftaran SIM Gratis di Jatim Sudah Dibuka

Meski diakui sudah ada sedikit peningkatan dibandingkan sebelumnya, tetapi bukan berarti harga bisa kembali normal seperti sebelumnya.

Beragam pilihan mobil dari berbagai tahun tersedia di bursa mobil bekasKompas.com/Dio Beragam pilihan mobil dari berbagai tahun tersedia di bursa mobil bekas

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Manager Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih mengatakan, butuh waktu yang tidak sebentar untuk mengembalikan kondisi pasar setelah pandemi terjadi.

Bahkan, Herjanto menyebut butuh waktu berbulan-bulan agar kondisi pasar mobil bekas kembali seperti sebelumnya.

“Kalau menurut saya Agustus nanti baru akan mulai dan boomingnya kembali diperkirakan antara November hingga Desember,” ujarnya kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Ini Keuntungan Blokir STNK Kendaraan yang Sudah Dijual

Herjanto menambahkan, banyak penyebab kenapa pasar mobil bekas belum bisa kembali normal.

Salah satunya, karena banyaknya masyarakat yang masih memikirkan mengenai kebutuhan sehari-hari dan kesehatan dibandingkan dengan mobil pribadi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.