Lebih Hemat Tenaga, Begini Cara Aman Bawa Sepeda Pakai Mobil

Kompas.com - 19/06/2020, 16:35 WIB
Ilustrasi membawa sepeda dengan mobil pakai bike rack kompasianaIlustrasi membawa sepeda dengan mobil pakai bike rack
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Saat ini kegiatan bersepeda tidak hanya ramai saat akhir pekan, pada hari biasa saja pengguna sepeda terbilang banyak. Peningkatan jumlah sepeda mulai terasa saat diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Poetoet Soedarjanto, Ketua Komunitas Sepeda Bike to Work, mengatakan, pengguna sepeda saat ini meningkat hingga 10 kali lipat dibandingkan sebelum masa pandemi.

“Dari rute saya dari Tangerang ke Jakarta, sebelum masa pandemi paling ketemu 2-3 sepeda, bahkan lebih sering tidak ketemu,” ujar Poetoet, kepada Kompas.com (19/6/2020).

Baca juga: Kabar BBM Premium Mau Dihapus, Ini Kata Pertamina

Pesepeda tour de borobudurKOMPAS.com/istimewa Pesepeda tour de borobudur

“Saya kan bersepeda setiap hari, sekarang tiap pagi saya bisa ketemu hingga belasan sepeda. Tadi pagi saya hitung ada 16 sepeda. Saya pernah survei dari 26 kota, semua mengalami hal yang kurang lebih sama,” katanya.

Menurut Poetoet, tingginya minat bersepeda ternyata juga datang dari pengguna kendaraan bermotor. Biasanya mereka membawa sepeda di dalam mobil, untuk dipakai di pusat kota atau tempat bersepeda lainnya.

“Kalau naik mobil, semua jenis sepeda bisa dibawa, paling hanya lepas roda saja biar muat di dalam. Untuk pemula, ini cukup menghemat tenaga, apalagi kalau rumahnya jauh,” ucap Poetoet.

Baca juga: Toyota Banting Harga Mobil Bekas Hingga 50 Persen, Avanza Cuma Rp 60 Juta

Sepeda lipat BromptonShutterstock Sepeda lipat Brompton

Namun agar proses bongkar pasang roda menjadi lebih mudah, Anda perlu mengganti as roda menggunakan hub quick release. Dengan begitu proses membuka ban cukup pakai tangan, enggak perlu kunci tambahan.

“Kalau sudah terbiasa pakai hub quick release, lepas roda cuma 2-3 menit. Kalau mobilnya besar, biasanya cukup lepas roda depan, tapi kalau mobilnya kecil lepas depan-belakang,” katanya.

Sementara itu, bagi Anda yang tidak ingin repot melepas roda, bisa pilih menggunakan bike rack atau bike carrier. Alat ini bisa dibeli di pasaran sekitar Rp 1 jutaan hingga Rp 2 jutaan.

“Ini memang lebih praktis tanpa harus bongkar pasang roda. Tapi yang harus diperhatikan, pastikan panjang total sepeda tidak melebihi lebar mobil, kalau melebihi lebih aman lepas roda,” tutur Poetoet.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X