Industri Modifikasi dan Aftermarket Manfaatkan Penjualan Online

Kompas.com - 19/06/2020, 15:48 WIB
Sejumlah pengunjung saat acara pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (26/4/2018). Pameran yang akan berlangsung hingga 29 April 2018 itu diikuti pelaku industri otomotif Tanah Air dengan menampilkan produk unggulan. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGSejumlah pengunjung saat acara pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (26/4/2018). Pameran yang akan berlangsung hingga 29 April 2018 itu diikuti pelaku industri otomotif Tanah Air dengan menampilkan produk unggulan.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktivitas penjualan secara online menjadi salah satu solusi alternatif yang diyakini mampu memulihkan industri modifikasi dan aftermarket nasional selama pandemi virus corona alias Covid-19.

Founder National Modificator & Aftermarket Association ( NMAA), Andre Mulyadi, menyatakan bahwa sudah cukup banyak para pelaku usaha yang kerap menerapkan strategi kreatif supaya bertahan di kondisi sulit ini.

"Di tengah situasi saat ini kami mencoba mendorong pelaku usaha dalam industri modifikasi dan aftermarket agar tetap berjalan. Kami yakin, modifikator dapat bertahan dengan berbagai strategi kreatif mereka termasuk memanfaatkan media digital," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (18/6/2020).

Baca juga: Pasar Otomotif Anjlok, Berikut Mobil Keluarga Terlaris di Mei 2020

Sejumlah pengunjung saat acara pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (26/4/2018). Pameran yang akan berlangsung hingga 29 April 2018 itu diikuti pelaku industri otomotif Tanah Air dengan menampilkan produk unggulan.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Sejumlah pengunjung saat acara pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (26/4/2018). Pameran yang akan berlangsung hingga 29 April 2018 itu diikuti pelaku industri otomotif Tanah Air dengan menampilkan produk unggulan.

Asosiasi pun yakin bahwa sektor otomotif yang turut berperan dalam perkembangan perekonomian nasional ini masih bisa bergeliat. Pasalnya, belum ada laporan mengenai penutupan usaha.

“Banyaknya pelaku usaha modifikasi dan aftermarket yang mendorong cara-cara penjualan secara digital dengan dukungan SDM dan produk yang sesuai akan membuat industri ini pulih dengan cepat," kata Andre.

Pada kesempatan sama, ia juga memastikan perkembangan dunia modifikasi dan komponen aftermarket akan terus didorong untuk meningkatkan upaya promosi dan penjualan kreatif di tengah pandemi, termasuk diantaranya dalam persiapan perhelatan Tokopedia IMX 2020 pada 10-11 Oktober 2020.

Baca juga: Modifikasi Melebihi Dimensi, Motor Bisa Oleng

Modifikasi Mobil Indonesia Modification Expo (IMX) 2020KOMPAS.com/Ruly Modifikasi Mobil Indonesia Modification Expo (IMX) 2020

Adapun, peran NMAA dan IMX ialah mempertemukan pasar potensial untuk produk aftermarket atau jasa modifikasi yang dibutuhkan dengan menggandeng salah satu marketplace, yakni Tokopedia.

"Sebagai contoh Permaisuri Ban, ia sudah lama berjualan digital. Menyiasati kondisi saat ini, mereka mengoptimalkan hal tersebut sehingga calon konsumen di mana pun bisa terjangkau," kata Andre.

"Contoh lainnya Turtle Wax, banyak lagi. Maka bisa dikatakan industri ini masih bisa bertahan di masa-masa sulit seperti sekarang meski dengan keterbatasan," tambahnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X