Ekspor AHM Turun 30 Persen Karena Pandemi

Kompas.com - 13/06/2020, 07:02 WIB
Ekspor motor Honda di kuartal pertama 2018 melonjak. ISTIMEWAEkspor motor Honda di kuartal pertama 2018 melonjak.

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain berpengaruh pada penjualan dalam negeri, pandemi Covid-19 juga mempengaruhi capaian ekspor Astra Honda Motor (AHM) pada semester pertama 2020.

Thomas Wijaya, Direktur Pemasaran AHM, mengatakan, kinerja ekspor Honda Indonesia turun di masa pandemi karena mayoritas negara tujuan ekspor baik CBU dan CKD mengalami kendala yang sama.

Baca juga: Permintaan Layanan Servis Motor di Rumah Meningkat 2 Kali Lipat

"Mengenai ekspor kita lihat negara tujuan terbesar kita ada di Asia, untuk CBU Filipina, untuk CKD ke Jepang, Thailand dan Vietnam. Kalau kita lihat di negara Asia dampak Covid-19 ini sudah lebih awal dari kita, kita baru Maret-April mereka sudah mulai di Februari-Maret," kata Thomas dalam sesi tanya jawab daring, belum lama ini.

Ekspor motor Honda di kuartal pertama 2018 melonjak.ISTIMEWA Ekspor motor Honda di kuartal pertama 2018 melonjak.

Thomas mengatakam, pelemahan ekspor AHM ke sejumlah negara tersebut mulai terasa pada Maret 2020, yang sebetulnya di Indonesia baru diumumkan kasus infeksi perdana Covid-19.

"Untuk kondisi sementara ini kita lihat bahwa dampak dari Covid-19 di pasar ekspor, bisa terkoreksi 20-30 persen, terutama di negara asia yang cukup besar dampak Covid-19," katanya.

Baca juga: Motor Injeksi Tak Boleh Kehabisan Bensin, Mitos atau Fakta?

Sejak Maret sampai Juni 2020, lanjut Thomas, kinerja ekspor melemah sebab negara tujuan banyak yang masih menerapkan lockdown. Bahkan beberapa negara seperti Filipina, sampai saat ini belum pulih benar.

"Di Filipina kondisi lockdown dan sampai hari ini belum recovery full, tapi seperti di Thailand dan Vietnam itu sudah mulai kembali berporeasi, mulai pertengahan mei lalu," katanya.

Modifikasi Honda Vario 150 Full Karbonwww.2banh.vn Modifikasi Honda Vario 150 Full Karbon

"Dampak Covid-19 termasuk kebijakan lockdown di negara masing-masing, di Filipina, Thailand, Vietnam, Malaysia dan Jepang, jadi di lima negara besar ini cukup terdampak ekspor," katanya.

Sayang Thomas tidak merinci angka ekspor yang dimaksud. Namun mengutip data yang pernah disebutkan AHM, sepanjang 2019 AHM berhasil mengekspor 301.935 unit motor, naik 66,1 persen dari 2018.

Pengiriman secara terurai atau CKD juga meningkat 45 persen dari 220.360 set pada 2018 menjadi 322.340 set pada 2019.

Dilihat dari model yang diekspor, skutik merupakan model yang paling banyak diserap. Sepanjang 2019 total CBU skutik Honda mencapai 282.008 unit, adapun model terlaris yaitu Honda BeAT dan Vario Series.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.