Rangsang Industri Otomotif, Gaikindo Minta Keringanan Pajak Kendaraan

Kompas.com - 01/06/2020, 19:01 WIB
Ekspor mobil TMMINEkspor mobil
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo) mengajukan tiga stimulus kepada pemerintah guna merangsang industri otomotif imbas pandemi virus corona alias Covid-19.

Tiga permohonan stimulus ini berupa keringanan (relaksasi) pajak, kemudahan impor tujuan ekspor (KITE), serta relaksasi penghapusan larangan dan pembatasan (Lartas).

“Kepada pemerintah kami meminta saat ini industri otomotif masih menderita, kami mengharapkan setelah wabah berakhir, industri ini harus tetap diperhatikan,” kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi di keterangan tertulis, Sabtu (29/5/2020).

Baca juga: Harga Produk Otomotif Indonesia Disebut Tak Ramah Konsumen

Suasana pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exebition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (25/7/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 juli 2019 diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersil dan koroseri dan 12 merek sepeda motor.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Suasana pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exebition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (25/7/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 juli 2019 diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersil dan koroseri dan 12 merek sepeda motor.

Secara detail, untuk keringanan (relaksasi) pajak kendaraan bermotor, Gaikindo menyarankan berada di level 30 hingga 50 persen, dari sebelumnya 10 - 12,5 persen.

Sementara soal KITE, Nangoi mengatakan bahwa pada saat ini para pabrikan otomotif di Tanah Air kesulitan proses impor di tengah situasi pandemi.

“Proses impor sedikit terganggu karena adanya pandemi di negara-negara eksportir. Sehingga proses surat menyuratnya menjadi lama, dan kita minta itu bisa diperpanjang,” kata dia.

Baca juga: Gaikindo Merasa Beruntung Dapat IOMKI dari Kemenperin

Sales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Sales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini.

Adapun soal relaksasi demurrage dan penghapusan larangan dan pembatasan (Lartas), Gaikindo juga meminta untuk diberikan relaksasi atau memperpanjang batas waktu penggunaan batas waktu penggunaan peti kemas di dalam pelabuhan sampai dengan satu bulan.

Lebih lanjut, pihaknya juga berharap agar pemerintah menghapus daftar Lartas terhadap beberapa barang impor untuk memudahkan importasi bahan baku komponen industri otomotif.

"Melalui permintaan ini, kami harap industri otomotif bisa meningkatkan daya saing ekspor dan penjualan di domestik kembali pulih. Sebagaimana diketahui, saat ini pasar juga mengalami pelemahan signifikan karena pandemi," ujar Nangoi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X