Persiapan New Normal, Jasa Marga Siapkan Transaksi Tol Tanpa Berhenti

Kompas.com - 28/05/2020, 13:41 WIB
Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta - Cikampek menuju Gerbang Tol Cikampek Utama di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat kenaikan volume arus kendaraan keluar dari Jakarta melalui Pintu Tol Cikampek Utama sebanyak 7.044 kendaraan atau 27 persen jelang pemberlakuan kebijakan larangan mudik mulai Jumat 24 April pukul 00.01 WIB. ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZARSejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta - Cikampek menuju Gerbang Tol Cikampek Utama di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat kenaikan volume arus kendaraan keluar dari Jakarta melalui Pintu Tol Cikampek Utama sebanyak 7.044 kendaraan atau 27 persen jelang pemberlakuan kebijakan larangan mudik mulai Jumat 24 April pukul 00.01 WIB.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Sejumlah perusahaan diprediksi bakal beradaptasi dengan skema kehidupan baru alias ‘ new normal’. Salah satunya Jasa Marga yang akan berinovasi dengan teknologi transaksi gerbang tol tanpa berhenti.

Dwimawan Heru, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, mengatakan, sebelumnya pihaknya telah berinovasi mengembangkan transaksi elektronik.

Beruntung sistem tersebut sudah digunakan mulai 2017, yang turut berperan penting mengurangi penyebaran virus corona.

Baca juga: Mengendarai Motor Kecepatan Tinggi Ada Lubang, Hajar atau Menghindar?

Penyemprotan disinfektan gardu tol dan peralatan transaksi di Tol Tangerang-Merak, Jumat (20/3/2020)Humas Tol Tangerang-Merak Penyemprotan disinfektan gardu tol dan peralatan transaksi di Tol Tangerang-Merak, Jumat (20/3/2020)

Lantaran transaksi sebelumnya mengharuskan operator bertatap muka langsung dengan pengemudi.

“Jasa Marga saat ini mengembangkan transaksi nirsentuh dengan menggunakan teknologi RFID (Radio Frequency Identification) dengan single lane, dan saat ini kami sedang melakukan perluasan uji coba di Provinsi Bali, di jalan tol Bali-Mandara,” ujar Dwimawan, dalam konferensi video (27/5/2020).

Uji coba sistem transaksi Single Lane Free Flow (SLFF) di jalan tol diberi nama FLO, yang merupakan sistem pembayaran Tol Prabayar berbasis Mobile Application dan Sticker.

Baca juga: Benarkah Simpan Hand Sanitizer di Kabin Bisa Membuat Mobil Terbakar?

Petugas jalan tol menawarkan kartau uang elektronik di gerbang pintu tol Jagorawi Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (16/10/2017). Sebanyak 1,5 juta uang elektronik  akan dibagikan gratis mulai 16 Oktober hingga 31 Oktober 2017. ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya Petugas jalan tol menawarkan kartau uang elektronik di gerbang pintu tol Jagorawi Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (16/10/2017). Sebanyak 1,5 juta uang elektronik akan dibagikan gratis mulai 16 Oktober hingga 31 Oktober 2017.

Teknologi ini menggunakan RFID serta menggunakan sumber dana berbasis voucher elektronik, seperti layaknya telepon genggam.

Artinya, teknologi ini akan memudahkan pengemudi saat melakukan transaksi di gerbang tol. Jika sebelumnya harus melakukan tapping, kini mobil bisa melakukan transaksi tanpa berhenti.

“Menghadapi new normal, hal ini sangat menguntungkan sekali bagi pengguna jalan. Kurang lebih ada 1.000 kendaraan di sana yang uji coba implementasi di lapangan,” kata Heru.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X