Travel Gelap dengan Pelat Hitam Jadi Modus Kelabui Petugas

Kompas.com - 23/05/2020, 03:02 WIB
Polisi mengamankan kendaraan travel gelap yang mengangkut pemudik selama 18 hari Operasi Ketupat 2020. Dokumentasi Polda Metro Jaya (Istimewa)Polisi mengamankan kendaraan travel gelap yang mengangkut pemudik selama 18 hari Operasi Ketupat 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melarang warganya untuk melakukan aktivitas mudik ke luar kota. Meski begitu, sampai beberapa hari jelang hari raya Lebaran, masih banyak ditemukan kendaraan yang membawa para pemudik menggunakan modus untuk mengelabuhi petugas.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan, lewat Pospam Operasi Ketupat Jaya 2020 di GT Cikupa dan GT Cikarang Barat, pihaknya telah melakukan penyekatan dan pelarangan mudik.

Menariknya, hingga kini makin banyak orang yang melakukan mudik dengan menumpang mobil travel berpelat hitam, tanpa izin trayek.

Baca juga: Telanjur Mudik, Jangan Harap Bisa Kembali ke Jakarta dengan Mudah

Pemeriksaan kendaraan di Check point Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2020)DOKUMEN PRIBADI Pemeriksaan kendaraan di Check point Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2020)

“Kepada travel-travel ini kami sudah lakukan penindakan, jadi total sudah ada sekitar 471 kendaraan tanpa izin trayek atau kami sebut sebagai travel gelap,” ujar Fahri dalam konferensi video, Jumat (22/5/2020).

“Kami juga bisa mencegah orang yang rencana mau mudik sebanyak 2.771 jiwa. Dan kami juga bisa memutarbalikkan kendaraan sebanyak 25.691 kendaraan, itu putar baliknya baik di jalan tol maupun jalan arteri,” katanya.

Fahri menambahkan, travel tanpa izin trayek ini jadi sesuatu yang baru sejak melakukan penindakan pada 24 April 2020.

Baca juga: Pembeli Motor Jokowi Rp 2,55 M Tak Paham Lelang, Dikira Dapat Hadiah

Petugas melakukan pemeriksaan di check point penyekatan pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek Km 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan pemerintah mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Petugas melakukan pemeriksaan di check point penyekatan pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek Km 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan pemerintah mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek.

Sebab, belakangan mereka sudah tak menggunakan kendaraan jenis minibus seperti Elf, melainkan menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil MPV.

“Kalau misalkan mereka mengangkut penumpang dengan memungut bayaran, tentunya harus dengan izin trayek. Ini tanpa izin trayek, akhirnya kami lakukan penindakan. Kami lihat masyarakat yang berusaha melakukan mudik makin banyak, tapi sekali lagi mudik tetap dilarang,” ucap Fahri.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X