Denda dan Sanksi Pelanggaran PSBB Jakarta Segera Diterapkan

Kompas.com - 12/05/2020, 14:24 WIB
Warga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Aturan soal sanksi dan denda bagi pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, sudah resmi ditungkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemrov) melalui Pergub Nomor 41 Tahun 2020.

Namun menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta Arifin, untuk implementasinya baru akan dimulai beberapa hari ke depan. Sementara saat ini masih dalam tahap sosialisasi lebih dulu untuk masyarakat.

"Pergub tersebut sudah dari 30 April, tapi memang baru diluncurkan itu kemarin-kemarin ini. Sekarang kita sosialisasikan dulu, mungkin tiga hari atau paling lambat minggu depan sudah diterapkan sanksinya," kata Arifin kepada Kompas.com, Selasa (12/5/2020).

Baca juga: Ada Sanksi dan Denda Pengendara yang Langgar PSBB Jakarta

Pengawasan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jalan Tol JORR Seksi S.Dok. PT Hutama Karya (Persero) Pengawasan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jalan Tol JORR Seksi S.

Lebih lanjut, Arifin menjelaskan keberadaan Pergub ini sekaligus menjadi pedoman soal pelanggaran yang dilakukan semua sektor selama PSBB berjalan di Jakarta. Karena dalam aturan PSBB sendiri memang tidak dijabarkan.

Jadi mulai dari dari sektor binis, transportasi umum, transportasi pribadi, sampai warga yang melanggar aturan selama PSBB, akan ada denda administratif serta sanksi lainnya yang akan disesuaikan di lapangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari segi transportasi, menurut Arifin memang semua bentuk pelanggaran PSBB akan ditindak sesuai aturan yang berlaku. Pelanggar mobil dendanya mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 1 juta, sementara pengguna motor dari Rp 100.000 hingga Rp 250.000.

Baca juga: Langgar PSBB, Pengendara di Jakarta Bisa Dikenakan Sanksi Kerja Sosial

Bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah juga wajib menggunakan masker, bila tidak ada sanksi membersihkan fasilitas umum sampai denda Rp 100.000 hingga Rp 250.000.

Petugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dishub DKI Jakarta melakukan imbauan kepada pengendara motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020). Imbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dishub DKI Jakarta melakukan imbauan kepada pengendara motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020). Imbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.

"Adannya denda ini bukan semata-mata kami ingin mencari kas daerah, tapi ini bentuk tegas agar masyarakat lebih patuh. Selama ini kan lebih keteguran, sehingga terkadang masih kurang diperdulikan, kalau sudah ada bentuk denda dan sanksi diharapkan masyarakat bisa lebih peduli lagi," ujar Arifin.

Selain denda, sanksi lain yang diberikan dalah penderekan kendaraan serta kerja sosial. Bentuknya dengan membersihkan fasilitas umum dan pelanggar juga diwajibkan menggunakan atribut kebersihan layaknya rompi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.