Punya Mobil dengan Interior Beige Butuh Perawatan Ekstra

Kompas.com - 30/04/2020, 08:42 WIB

BEKASI, KOMPAS.com – Biasanya, ketika mobil digunakan harian, ada bagian di interior yang berubah warna seperti di setir dan tuas transmisi. Penyakit ini lebih berbahaya bagi mobil dengan interior berwarna terang seperti beige.

Warna terang maka jika ada sedikit kotoran saja, akan lebih mudah terlihat. Untuk mencegah perubahan warna, harus rajin melakukan perawatan rutin.

Ario Hadi, Operation Manager Autospa di Bekasi, mengatakan, kalau interior beige memang harus lebih rajin untuk dibersihkan. Dibanding warna gelap, interior beige lebih mudah terlihat kotor.

“Warna interior yang menguning atau berubah warna, disebabkan oleh kotoran yang menumpuk. Jadi cara menanggulanginya ya harus rutin dibersihkan,” ucap Ario kepada Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Aturan Pakai Pelat Nomor Kendaraan, Tak Sesuai Kena Denda Rp 500.000

Interior Mitsubishi Xpander milik Gilang telah menggunakan arm rest pada jok depan.GridOto.com Interior Mitsubishi Xpander milik Gilang telah menggunakan arm rest pada jok depan.

Ario menyarankan, setidaknya satu kali dibersihkan setiap bulan, untuk mencegah kotoran menumpuk. Untuk pembersihannya, bisa dilakukan secara mandiri di rumah menggunakan kuas dan obat pembersih interior.

Selagi di rumah aja, bisa juga membuat ramuan pembersih interior. Edy, pemilik dari bengkel spesialis interior, Vertue Concept di Sunter, mengatakan, membersihkan interior mobil bisa dengan menggunakan campuran sabun bayi dan air.

“Cara membuatnya yaitu, sabun bayi yang batangan, diiris lalu diblender dan ditambah air. Lalu disemprotkan ke kulit yang kotor sambil dilap,” kata Edy kepada Kompas.com.

Baca juga: Jangan Asal, Sabun Cuci Piring Bukan untuk Mobil

Menggunakan sabun bayi memiliki kadar pH yang netral, bisa digunakan secara rutin pada permukaan interior. Namun jika sudah parah perubahan warnanya dan tidak bisa dibersihkan, solusinya dengan melapis ulang bagian tersebut.

“Bagian setir dan tuas transmisi bisa dilapis ulang menggunakan kulit asli, untuk biaya pengerjaannya mulai Rp 1,5 juta sampai Rp 2,5 juta. Pakai kulit asli agar tidak licin ketika dipakai mengemudi,” ucap Edy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.