Cegah Kendaraan Pemudik, Polres Karanganyar Perketat Perbatasan Jawa Timur

Kompas.com - 27/04/2020, 14:30 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

KARANGANYAR, KOMPAS.com - Jajaran Polres Karanganyar memperketat wilayah perbatasan dengan Magetan, Jawa Timur (Jatim).

Langkah ini untuk mencegah adanya pemudik yang akan melintas dari wilayah Jatim ke Jawa Tengah (Jateng).

Untuk penyekatan ini, Polres Karanganyar juga mendirikan posko pengamanan yang ada di Cemoro Kandang.

Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi mengatakan, penyekatan kendaraan ini dilakukan di wilayah cemoro kandang yang menjadi jalur tembus antara Jateng dengan Jatim.

Baca juga: Cegah Kendaraan Pemudik, Polres Klaten Jaga di Perbatasan Prambanan

“Penyekatan kendaraan ini dilakukan di wilayah perbatasan yakni Cemoro Kandang, untuk mengantisipasi adanya pemudik dari Jatim yang mau masuk ke Karanganyar melalui Sarangan,” katanya melalui keterangan resminya, Senin (27/4/2020).

Petugas gabungan sedang melakukan pemeriksaan kendaraan yang melintas di pintu Tol Jagorawi di hari pertama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kota Bogor, Rabu (15/4/2020).KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAH Petugas gabungan sedang melakukan pemeriksaan kendaraan yang melintas di pintu Tol Jagorawi di hari pertama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kota Bogor, Rabu (15/4/2020).

Leganek juga mengatakan, adanya penyekatan kendaraan ini ditujukan untuk mencegah pemudik yang nekat melintas atau meninggalkan daerah asalnya dan kembali ke kampung halamannya.

“Kalau ada pemudik yang nekat masuk ya kami minta untuk putar balik, selain kendaraan yang diperbolehkan seperti membawa logistik, kesehatan dan lainnya akan diminta putar balik,” ucapnya.

Untuk saat ini, pihaknya fokus untuk pengawasan lalu lintas kendaraan lintas wilayah seperti di Jateng dan Jatim.

Baca juga: Polisi Siaga di Tol Solo-Ngawi untuk Cegah Pengemudi yang Nekat Mudik

Hal ini untuk mencegah penyebaran virus Corona agar tidak semakin meluas ke daerah lainnya.

Selain di daerah perbatasan, Leganek juga mengatakan, pihaknya juga melakukan pengawasan di berbagai titik yang berpotensi ada pemudik yang masuk ke wilayah Jateng.

Petugas memeriksa identitas diri warga saat hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di perbatasan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (24/4/2020). Pemerintah Kota Banjarmasin resmi menerapkan PSBB dalam rangka percepatan penangan COVID-19 selama 14 hari dimulai 24 April hingga 7 Mei 2020.ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S Petugas memeriksa identitas diri warga saat hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di perbatasan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (24/4/2020). Pemerintah Kota Banjarmasin resmi menerapkan PSBB dalam rangka percepatan penangan COVID-19 selama 14 hari dimulai 24 April hingga 7 Mei 2020.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.