Ada Batasan Usia, Kenapa Mobil Tua Tidak Bisa Dapat Asuransi?

Kompas.com - 24/04/2020, 17:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Kendaraan merupakan salah satu aset yang harus mendapat perawatan dan perlindungan. Tak sedikit orang yang mengasuransikan mobil, untuk berjaga-jaga apabila mengalami kerusakan akibat kecelakaan, bencana alam, bahkan pencurian.

Pasalnya, setiap risiko kerusakan yang menghampiri butuh dana tak sedikit untuk memperbaikinya. Membeli asuransi jadi salah satu solusi bagi Anda yang terbiasa tidak punya dana cadangan.

Meski begitu, tak semua mobil bisa mendapatkan asuransi. Umumnya hanya mobil-mobil keluaran baru yang boleh mendapatkan perlindungan tersebut.

Baca juga: Resmi, Toyota Luncurkan SUV Baru Bernama Yaris Cross

Asuransi mobilutah778 Asuransi mobil

Laurentius Iwan Pranoto, SVP Communication, Event & Service Management Asuransi Astra, mengatakan, perusahaan asuransi berkomitmen untuk memperbaiki setiap kerusakan mobil agar kembali seperti sedia kala.

“Oleh karena itu mobil retro tidak bisa, biasanya kami terima maksimal 12 tahun, di atas itu tidak bisa diasuransikan,” ujar Iwan, saat video konferensi (23/4/2020).

Menurut Iwan, hal ini bukanya tanpa alasan. Pasalnya mobil tua memiliki ketersediaan suku cadang yang terbatas.

Baca juga: Catat, Ini Titik Check Point untuk Cegah Masyarakat Mudik

JAKARTA,25/02-KLAIM ASURANSI. Seorang nasabah mendapatkan pelayanan dari costumer service di kantor asuransi mobil Garda Oto, Jakarta, Selasa (25/02). Banjir besar yang melanda Jakarta pekan kemarin membuat sebagian besar mobil-mobil rusak dan mogok. Hal itu menyebabkan sebagian besar pemilik mobil melakukan klaim asuransi untuk memperbaiki mobilnya tersebut. Marketing Communication & Public Relations Head Asuransi Astra Buana (Garda Oto) Laurentius Iwan Pranoto mengatakan saat ini perusahaan telah menerima klaim sebanyak 180 unit mobil dengan kerusakan yang paling banyak adalah mesin terendam. KONTAN/Fransiskus Simbolon/25/02/2015/pFoto: Kontan/Fransiskus Simbolon JAKARTA,25/02-KLAIM ASURANSI. Seorang nasabah mendapatkan pelayanan dari costumer service di kantor asuransi mobil Garda Oto, Jakarta, Selasa (25/02). Banjir besar yang melanda Jakarta pekan kemarin membuat sebagian besar mobil-mobil rusak dan mogok. Hal itu menyebabkan sebagian besar pemilik mobil melakukan klaim asuransi untuk memperbaiki mobilnya tersebut. Marketing Communication & Public Relations Head Asuransi Astra Buana (Garda Oto) Laurentius Iwan Pranoto mengatakan saat ini perusahaan telah menerima klaim sebanyak 180 unit mobil dengan kerusakan yang paling banyak adalah mesin terendam. KONTAN/Fransiskus Simbolon/25/02/2015/p

Sehingga perusahaan asuransi tidak berani mengambil risiko tersebut, lantaran agak sulit mencari spare part mobil-mobil yang berusia di atas 10 tahun.

“Karena spare part original sudah susah dicari, kami tidak bisa menjanjikan mobil konsumen kembali cakep,” ucap Iwan.

“Padahal itu kan janjinya asuransi. Kalau tidak bisa memastikan janji itu bisa dipenuhi, mending enggak usah berjanji,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.