Bisnis Parkir Bisa Gulung Tikar Jika Pandemi Tak Berakhir

Kompas.com - 24/04/2020, 15:34 WIB
Ilustrasi penitipan dan parkir mobil di bandara. airportparkingreservations.comIlustrasi penitipan dan parkir mobil di bandara.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Langkah pemerintah menerapkan physical distancing, work from home (WFH) dan kini dikikuti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berpengaruh pada banyak sektor termasuk bisnis parkir.

Rio Octaviano, Ketua Indonesia Parking Association (IPA), mengatakan, bisnis parkir sebagai bisnis turunan ikut terpukul tutupnya beberapa kawasan wisata, pusat perbelanjaan, perkantoran dan restoran.

Baca juga: Alasan Kenapa Posisi Ban Harus Lurus Selama Mobil Parkir

"Dari data yang diperoleh terjadi penurunan pendapatan antara 75-90 persen. Akan bertambah parah PSBB diberlakukan di beberapa daerah di Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya, Makassar dan beberapa kota lain," kata Rio saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (24/4/2020).

Rio mengatakan kondisi ini cukup berat. Apalagi saat ini industri perparkiran di Indonesia telah menyerap hampir 1,3 juta tenaga kerja yang terdiri dari petugas lapangan sampai tenaga administrasi.

Beberapa mall di Jakarta mulai sediakan parkir khusus moge, alias sepeda motor dengan kapasitas mesin besar.7leopold7.com Beberapa mall di Jakarta mulai sediakan parkir khusus moge, alias sepeda motor dengan kapasitas mesin besar.

"Untuk mengantisipasi kesulitan likuiditas serta menjaga cash flow perusahaan, beberapa perusahaan parkir telah melakukan pengurangan pegawai," katanya.

Baca juga: Cara agar Tetap Aman dari Maling Selama Mobil Parkir di Luar Rumah

Rio mengatakan, jumlah pegawai yang akan menganggur bakal makin besar jika kondisi seperti ini terus berlangsung. Sebab saat ini banyak perusahaan yang cuma bisa bertahan sampai Juni 2020.

"Banyak perusahaan parkir yang hanya dapat bertahan sampai Mei-Juni 2020. Bila wabah ini berkepanjangan melampaui Mei-Juni 2020 maka dipastikan banyak perusahaan parkir yang tutup," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X