Ini Komentar Pengusaha Penyedia Transportasi soal Larangan MudiK

Kompas.com - 23/04/2020, 09:12 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

“Dari sekian banyak armada yang saya miliki, sampai Maret ini tidak ada orderan sama sekali. Kalau saya sudah merasakan kondisi ini sejak Februari,” ucapnya.

Tidak hanya jumlah penyewa yang tidak ada, tetapi beberapa yang sudah melakukan pemesanan sejak beberapa bulan lalu harus membatalkan pesanannya.

“Banyak juga yang membatalkan orderan mereka, baik yang event maupun yang group. Sejak pandemi ini kami sangat merasakan dampaknya,” ujar Oky.

Padahal, lanjutnya, pada momen Lebaran pemesanan biasanya melonjak hingga 100 persen. Bahkan, armada yang dimilikinya pun kurang sehingga harus memesan di tempat rental lain hanya untuk melayani pelanggan yang ingin berwisata atau melakukan perjalanan.

“Kalau armada yang kami miliki 16 unit, tetapi kalau Lebaran pemesanan sampai 50 unit. Ada peningkatan 100 persen, dan saya juga harus pinjam ke rental juga,” katanya.

Baca juga: Alasan Kenapa Dilarang Pasang Kaca Film Mobil Terlalu Gelap

Hal yang sama juga diungkapkan oleh pengusaha travel lainnya, Candra Sugeng. Menurutnya, dengan kondisi seperti ini dirinya pun harus memutar otak agar tetap bisa mencari nafkah untuk sekadar mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Sudah tidak ada lagi pemasukkan kalau dari travel, sebenarnya ada pemesanan tapi dari luar daerah takut juga kalau sampai nanti mobilnya malah dikandangkan,” katanya.

Dengan begitu, Candra pun memilih untuk ekstra hati-hati agar tidak mengalami kejadian tersebut.

“Untuk sementara ini saya jualan durian, uang sisa saya pakai untuk modal dulu,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.