Kompas.com - 21/04/2020, 10:22 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasang kaca film pada mobil sebaiknya juga harus menyesuaikan dengan aturan yang berlaku.

Sehingga, selain bisa meningkatkan kenyamanan saat berkendara di siang hari juga agar tetap aman digunakan pada malam hari.

Hanya saja, saat ini masih banyak pemilik mobil yang mengabaikan masalah tingkat kegelapan kaca film yang diperbolehkan, yakni tidak boleh lebih dari 70 persen.

Tidak sedikit yang berdalih, meskipun menggunakan kaca film lebih gelap visibilitas saat mengemudi bisa tetap terjaga.

Baca juga: Ingat Ngebut Saat Jalan Sepi Malah Berpotensi Terjadi Kecelakaan Fatal

Padahal, di dalam sejumlah dasar hukum seperti UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), kemudian PP Nomor 55 tahun 2012 dan Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM.439/U/Phb-76 dijelaskan mengenai regulasi tersebut.

Ilustrasi berkendara saat ngantuk dan lelahhuffingtonpost.com Ilustrasi berkendara saat ngantuk dan lelah

Kaca film samping kendaraan harus tembus cahaya dan tidak kurang dari 70 persen sedangkan untuk kaca depan tidak kurang dari 40 persen sepanjang sisi atas yang lebarnya tidak lebih dari sepertiga tinggi kaca yang bersangkutan.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, pemasangan kaca film mempunyai dampak positif dan negatifnya.

Untuk dampak negatif, dia menyebut sebagai penolak UV dan juga bisa menjadi perlindungan bagi pengendara perempuan.

Baca juga: Viral Video Moge Kebut-Kebutan di Masa PSBB, Bukti Lemahnya Kesadaran Bahaya Corona

Akan tetapi, di balik manfaat tersebut kaca film yang tidak sesuai atau tingkat kegelapannya melebihi batas yang ditentukan juga bisa berbahaya.

Ilustrasi kecelakaan mobil terbalik.SHUTTERSTOCK Ilustrasi kecelakaan mobil terbalik.

“Penggunaan kendaraan pada malam hari akan mengurangi jarak pandang. Banyak yang beralasan pasti bisa lihat, tapi ternyata memang sulit,” katanya kepada Kompas.com belum lama ini.

Sony melanjutkan, suatu saat akan menyebabkan insiden atau kecelakaan saat sedang bermanuver dengan kaca gelap.

Baca juga: Di Rumah Aja, Bisa Sambil Cuci Motor Agar Hewan Tak Bersarang

Di samping itu, penggunaan kaca film gelap juga mempercepat kelelahan saat berkendara malam. Sehingga, bisa menjadikan kurang nyaman saat berkendara di malam hari.

“Alasan utama karena mata dipaksakan untuk melihat lebih keras kondisi di luar kendaraan,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.