PSBB, Pabrik dan Diler Isuzu Resmi Berhenti Sementara

Kompas.com - 19/04/2020, 11:21 WIB
Pekerja merakit komponen mobil di pabrik baru Isuzu, di Karawang, Jawa Barat, Selasa (7/4/2015). Pabrik Isuzu Karawang Plant berlokasi di kawasan Suryacipta City of Industry ini memiliki kapasitas produksi 52 ribu unit per tahun dan dapat dikembangkan menjadi 80 ribu unit per tahun. TRIBUNNEWS / HERUDINPekerja merakit komponen mobil di pabrik baru Isuzu, di Karawang, Jawa Barat, Selasa (7/4/2015). Pabrik Isuzu Karawang Plant berlokasi di kawasan Suryacipta City of Industry ini memiliki kapasitas produksi 52 ribu unit per tahun dan dapat dikembangkan menjadi 80 ribu unit per tahun.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menyatakan bahwa telah menghentikan aktivitas industri dan bisnis di dalam negeri secara sementara, menyusul aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Hal ini dilakukan guna mendukung program pemerintah dalam mencegah persebaran virus corona alias Covid-19 semakin luas melalui social distancing.

"Kami mengikuti aturan pemerintah dengan menutup aktivitas operasional di wilayah PSBB. Cabang Astra Isuzu di luar wilayah PSBB tetap beroperasi seperti biasa dengan mekanisme split team," kata Bambang Satrio Wicaksono, Marketing Division Head IAMI saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (18/4/2020).

Baca juga: Saat PSBB Diterapkan, Masih Banyak Pengguna Kendaraan yang Tak Pakai Masker

Pekerja merakit komponen mobil di pabrik baru Isuzu, di Karawang, Jawa Barat, Selasa (7/4/2015). Pabrik Isuzu Karawang Plant berlokasi di kawasan Suryacipta City of Industry ini memiliki kapasitas produksi 52 ribu unit per tahun dan dapat dikembangkan menjadi 80 ribu unit per tahun.TRIBUNNEWS / HERUDIN Pekerja merakit komponen mobil di pabrik baru Isuzu, di Karawang, Jawa Barat, Selasa (7/4/2015). Pabrik Isuzu Karawang Plant berlokasi di kawasan Suryacipta City of Industry ini memiliki kapasitas produksi 52 ribu unit per tahun dan dapat dikembangkan menjadi 80 ribu unit per tahun.

Adapun kegiatan produksi kendaraan bermotor yang dilakukan di pabrik Karawang, Jawa Barat, dihentikan sementara hingga 24 April 2020 atau masa PSBB selesai.

"Aktivitas pabrik, saat ini sedang off production karena memang demand turun. Kami baru akan produksi 24 April," ujar Puti Annisa, Marcomm Dept Head IAMI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karyawan hanya sebagian yang masuk untuk reguler maintenance dan mengerjakan beberapa project dengan minimal manpower, serta sebagian besar work from home (WFH)," lanjut dia.

Pabrik perakitan baru Isuzu di Karawang, Jawa Barat, Selasa (7/4/2015). Pabrik Isuzu Karawang Plant berlokasi di kawasan Suryacipta City of Industry ini memiliki kapasitas produksi 52 ribu unit per tahun dan dapat dikembangkan menjadi 80 ribu unit per tahun.TRIBUNNEWS / HERUDIN Pabrik perakitan baru Isuzu di Karawang, Jawa Barat, Selasa (7/4/2015). Pabrik Isuzu Karawang Plant berlokasi di kawasan Suryacipta City of Industry ini memiliki kapasitas produksi 52 ribu unit per tahun dan dapat dikembangkan menjadi 80 ribu unit per tahun.

Meski demikian, layanan pembelian dan servis ringan masih beroperasi tapi dengan penyesuaian dan pembatasan gerak. Calon konsumen maupun pemilik mobil Isuzu bisa melakukannya melalui online.

"Astra Isuzu melayani pembelian kendaraan melalui online, di www.astraisuzu.co.id dan akan ada Astra Isuzu Assistance yang siap membantu pelanggan," kata Bambang.

Baca juga: PSBB Diperluas, Daihatsu Tutup 68 Diler dan Perpanjang Stop Pabrik

Pekerja merakit komponen mobil di pabrik baru Isuzu, di Karawang, Jawa Barat, Selasa (7/4/2015). Pabrik Isuzu Karawang Plant berlokasi di kawasan Suryacipta City of Industry ini memiliki kapasitas produksi 52 ribu unit per tahun dan dapat dikembangkan menjadi 80 ribu unit per tahun.TRRIBUNNEWS / HERUDIN Pekerja merakit komponen mobil di pabrik baru Isuzu, di Karawang, Jawa Barat, Selasa (7/4/2015). Pabrik Isuzu Karawang Plant berlokasi di kawasan Suryacipta City of Industry ini memiliki kapasitas produksi 52 ribu unit per tahun dan dapat dikembangkan menjadi 80 ribu unit per tahun.

Sementara bagi pemilik mobil yang kendaraannya mendekati masa garansi dan memerlukan perawatan berkala, bakal diberikan dispensasi sesuai masa penerapan PSBB di wilayah masing-masing.

Caranya, cukup menghubungi Call Center 1-500-898, tekan-3, dan buat janji perawatan berkala sesuai ketentuan jadwal.

"Kami prioritaskan untuk melakukan kunjungan perbaikan atau perawatan kendaraan bila masa PSBB sudah berakhir. Selama (PSBB) masih berlaku, kami berikan dispensasi menyesuaikan waktu (PSBB) di masing-masing daerah," kata After Sales Division Head IAMI, Heri Wasesa.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.