Kompas.com - 15/04/2020, 13:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Diberlakukan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kepolisian bekerja sama dengan pihak terkait lainnya menggelar razia. Namun, razia yang digelar berbeda dengan biasanya.

Jika normalnya razia lalu lintas digelar untuk memeriksa kelengkapan dokumen berkendara, seperti SIM dan STNK, lain halnya dengan razia PSBB. Razia yang disebut dengan check point ini hanya fokus pada pelanggaran aturan PSBB.

Lo Baca juga: Lokasi Check Point PSBB Ditambah Jadi 158 Titik, Polisi yang Bertugas Dilarang Emosi

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Yogo, mengatakan, pengecekan yang dilakukan tidak sampai ke sisi teknis. Maksudnya, kelengkapan dokumen motor dan pengendara, aspek teknis lainnya.

Jalan Akses UI di perbatasan Jakarta Selatan dan Depok, Jawa Barat padat akibat pemeriksaan kendaraan sehubungan dengan penerapan hari pertama PSBB di Depok, Rabu (15/4/2020) pagi.Dok. Traffic Management Center Polda Metro Jaya Jalan Akses UI di perbatasan Jakarta Selatan dan Depok, Jawa Barat padat akibat pemeriksaan kendaraan sehubungan dengan penerapan hari pertama PSBB di Depok, Rabu (15/4/2020) pagi.

"Target pengecekan bukan pelanggaran lalu lintas bila selama PSBB, untuk lalu lintas itu kegiatan yang berbeda. Pada check point bersama petugas gabungan kami melihat pelanggaran sesuai aturan PSBB yang diterapkan pemerintah daerah," ujar Sambodo.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, mengatakan, pelanggaran lalu lintas berbeda dengan pelanggaran aturan PSBB.

Baca juga: Tak Ada Penutupan Jalan, Ini Syarat Berkendara di Bekasi Saat PSBB

"Pelanggaran lalu lintas tetap pelanggaran. Jika tidak ditegakkan, nanti masyarakat bebas-bebas saja dong," kata Yusri.

Yusri menambahkan, berbeda dengan pelanggaran lalu lintas, untuk pelanggaran aturan PSBB, sejauh ini pelanggarnya hanya akan dikenakan teguran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.