Dihantam Corona, Ekspor Mobil CBU di IPCC Naik 18 Persen

Kompas.com - 15/04/2020, 13:06 WIB
Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, saat tiba di dermaga Car Terminal,  Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah. KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESMobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, saat tiba di dermaga Car Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mencatat jumlah kendaraan completely built up (CBU) yang dilakukan bongkar muat untuk ekspor pada Maret 2020 mencapai 29.622 unit.

Angka tersebut meningkat sebesar 18,4 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebanyak 25.019 unit. Sementara kegiatan impor kendaraan turun 13,9 persen, dari 7.422 unit jadi 6.388 unit.

"Ini memperlihatkan bahwa di tengah masih terjadinya imbas penyebaran virus corona (Covid-19), layanan bongkar muat kendaraan di lapangan IPCC masih bisa berjalan normal. Permintaan kendaraan secara global juga masih ada," kata perseroan dalam keterangan resmi, Rabu (15/4/2020).

Baca juga: Efek Virus Corona, Tidak Ada Lagi DP Ringan Kredit Kendaraan

Chief Officer MV Prometheus Leader M Edwin Kabalican mengawasi proses muat mobil Yaris Sedan produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, di dermaga Car Terminal,  Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Chief Officer MV Prometheus Leader M Edwin Kabalican mengawasi proses muat mobil Yaris Sedan produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, di dermaga Car Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.

Untuk diketahui, saat ini beberapa negara tujuan ekspor Indonesia tengah memberlakukan lockdown atas aktivitas manusia dan bisnisnya. Salah satunya ialah negara tetangga, Filipina.

"Perusahaan berharap situasi ini (Covid-19) tidak sampai mengganggu aktivitas layanan bongkar muat. Dengan tetap beroperasi, IPCC mendukung ketersediaan bongkar muat maupun pengantaran kendaraan, baik dari luar pulau maupun luar negeri," tulis keterangan itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun di Terminal Domestik, secara bulanan jumlah kendaraan CBU yang dilayani pada Maret 2020 mencapai 18.934 unit CBU atau lebih tinggi 8,60% dibandingkan Februari 2020.

Secara akumulasi sepanjang triwulan pertama 2020, layanan bongkar muat kendaraan CBU mencapai 44.542 unit atau meningkat 137,17 persen dari periode sama tahun lalu yang berjumlah 18.772 unit.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X