Ingat, Mulai Senin Tarif Ojek Online di Jabodetabek Naik

Kompas.com - 15/03/2020, 07:32 WIB
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di Kawasan Stasiun Sudirman, Jakarat Pusat, Rabu (11/3/2020). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menaikan tarif ojek online untuk zona 2 atau wilayah Jabodetabek pada 16 Maret 2020. Kemenhub memutuskan untuk menaikan tarif batas bawah (TBB) ojol sebesar Rp 250 per kilometer (km) menjadi Rp 2.250 per km, dari sebelumnya Rp 2.000 per km. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengemudi ojek online menunggu penumpang di Kawasan Stasiun Sudirman, Jakarat Pusat, Rabu (11/3/2020). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menaikan tarif ojek online untuk zona 2 atau wilayah Jabodetabek pada 16 Maret 2020. Kemenhub memutuskan untuk menaikan tarif batas bawah (TBB) ojol sebesar Rp 250 per kilometer (km) menjadi Rp 2.250 per km, dari sebelumnya Rp 2.000 per km.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, telah menetapkan tarif baru untuk ojek online ( ojol) khusus wilayah Jabodetabek atau Zona II.

Seperti diinformasikan sebelumnya, kenaikan tarif baru ini akan efektif mulai berlaku pada Senin (16/2/2020) mendatang. Pihak aplikator, seperti Gojek dan Grab, wajib tunduk untuk mematuhi aturan tarif tersebut setelah diberikan waktu guna melakukan penyesuaian.

"Jadi mulai Senin semua sudah pakai tarif baru untuk ojol di Jabodetabek. Kita sudah berkoordinasi dengan aplikator, dan mereka sudah mulai melakukan penyesuaian, jadi 16 Maret sudah langsung pakai tarif baru," ujar Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (14/3/2020).

Baca juga: Virus Corona Masuk Indonesia, Ini Kondisi Harga Mobil Murah Bekas Maret 2020

Lebih lanjut Budi menjelaskan, sejauh ini secara persiapan tidak ada kendala. Pihak aplikator sudah mulai menjalankan skema penyesuaian tarif baru dan telah berkomitmen untuk sesuai kesepakatan.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Tarif Baru Ojek Online per 16 Maret 2020

Sedangkan dari Kemenhub, Budi mengatakan pada prinsipnya sudah sesuai arahan yang ditetapkan bersama. Penerbitan Surat Keputusan Menteri soal ketetapan tarif baru untuk ojol di Jabodetabek juga siap diterbitkan pekan depan.

"Surat keputusan dari pak Menteri Perhubungan ( Budi Karya Sumadi) sudah saya tanda tanggani, tinggal Senin diterbitkan. Jadi sesuai dengan pernyataan kemarin, kita sama-sama komit untuk menjalankan itu," kata Budi.

Baca juga: Resmi, Tarif Ojek Online di Jabodetabek Naik

Sejumlah driver ojek online demo di depan Istana Negara, Jakarta, Selasa (27/3/2018).KOMPAS.com/GARRY ANDREW Sejumlah driver ojek online demo di depan Istana Negara, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Seperti diketahui, kenaikan tarif ojol Zona II sebesar Rp 250 per kilometer (km) untuk tarif batas bawah (TBB). Sedangkan tarif batas atas (TBA) naik sebesar Rp 150 per km.

Dengan demikian, tarif TBB ojol yang semula per km hanya sebesar Rp 2.000 akan menjadi Rp 2.250. Sedangkan untuk TBA akan menjadi Rp 2.650 per km.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X