Virus Corona Justru Buat Mobil Murah Bekas Laris

Kompas.com - 14/03/2020, 20:02 WIB
Mobil bekas taksi yang dipasarkan mulai dari Rp 50 Jutaan Mobil bekas taksi yang dipasarkan mulai dari Rp 50 Jutaan
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Mobil murah ramah lingkungan atau LCGC memang menjadi kendaraan roda empat yang paling banyak dipilih sebagai kendaraan pribadi.

Terlebih, dengan merebaknya virus korona atau Covid-19, ternyata berdampak pada peningkatan pembeli mobil murah tersebut.

Salah satu penyebabnya yakni masyarakat yang mulai khawatir tertular virus Covid-19 saat naik kendaraan umum.

Maka dari itu mereka pun kembali beralih untuk menggunakan kendaraan pribadi untuk menjaga diri agar tidak tertular virus tersebut.

Manager Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih mengatakan, dengan banyaknya kasus virus korona ini membuat penjualan mobil bekas mengalami peningkatan hingga 15 persen.

Baca juga: Virus Corona Masuk Indonesia, Ini Kondisi Harga Mobil Murah Bekas Maret 2020

“Ini baru minggu kedua di bulan Maret, diprediksi ini akan terus meningkat. Kalau biasanya sebulan bisa 2.200an unit sekarang naik sampai 2.300 unit per bulannya,” kata Herjanto kepada Kompas.com, Sabtu (14/3/2020).

Bursa mobil bekas di Mall Blok M Lt. Basement, Jakarta SelatanKompas.com/Dio Bursa mobil bekas di Mall Blok M Lt. Basement, Jakarta Selatan

Untuk pilihan jenis mobil yang lagi ramai dibeli, Herjanto mengatakan, tipe yang ramai di bulan Maret adalah city car. Seperti Brio Satya, Agya, Ayla dan juga jenis city car yang lainnya.

“Yang banyak dicari sekarang ini adalah mobil kecil, tipe city car gitu, peningkatannya cukup besar bisa sampai 15 persen,” ucapnya.

Herjanto mengatakan, dengan kisaran harga mulai dari Rp 80 juta sampai dengan Rp 120 juta, mobil city car yang paling banyak dibeli adalah Brio.

“Yang paling ramai ya Brio Satya itu, Agya, Ayla juga harganya rata-rata di bawah Rp 100 juta. Kalau untuk Brio Satya maksimal Rp 120 juta,” katanya.

Baca juga: Penjualan Mobil Bekas Kena Dampak Penyebaran Virus Corona

Selain tiga mobil tersebut, Herjanto mengungkapkan, mobil Nissan March, juga KIA masih banyak yang membelinya. Untuk jenis mobil LCGC, kata Herjanto tidak pernah adanya sepi peminat.

Showroom mobil bekas Andhara Motor di Pangkalanbaru, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.kompas.com/heru dahnur Showroom mobil bekas Andhara Motor di Pangkalanbaru, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

“Yang namanya mobil LCGC itu tidak pernah sepi peminat, karena dia irit dan tidak terlalu mahal. Apalagi dengan adanya virus korona ini semakin banyak yang membelinya,” ucapnya.

Sementara itu, untuk mobil LCGC dengan tujuh penumpang Herjanto menambahkan juga ada kenaikan. Harganya berkisar Rp 110 juta untuk mobil keluaran tahun 2015-2016.

“Ya ada kenaikan juga untuk yang LCGC dengan tujuh seat, sedangkan untuk mobil seperti Avanza, Xenia tetap ramai dengan penjualan 30 persen,” kata Herjanto.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X