Dapat Prioritas, Begini Cara Merespons Ambulans Saat Bertemu di Jalan

Kompas.com - 22/01/2020, 07:22 WIB
Ilustrasi mobil ambulans
BBCIlustrasi mobil ambulans

JAKARTA, KOMPAS.comAmbulans merupakan salah satu kendaraan yang berhak mendapat prioritas di jalan. Oleh sebab itu, kendaraan ini bersifat khusus dan dilengkapi rotator atau sirene untuk mempermudah mobilitas saat berkendara.

Dalam Pasal 134 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sudah dijelaskan, bahwa ambulans termasuk dalam tujuh golongan kendaraan yang memperoleh hak utama di jalan.

Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Center, mengatakan, pengendara sudah sepantasnya untuk memberikan jalan bagi ambulans yang tengah bertugas.

Baca juga: Ingat, Bonceng Dua Penumpang di Sepeda Motor Bisa Didenda Rp 250.000

Ambulans disiagakan pada Minggu, 7 Mei 2017 di Hannover, Jerman, selama proses evakuasi terkait penjinakan lima bom sisa Perang Dunia II. Polisi mengevakuasi 50.000 orang dari sekitar lokasi bom.AFP/PETER STEFFEN Ambulans disiagakan pada Minggu, 7 Mei 2017 di Hannover, Jerman, selama proses evakuasi terkait penjinakan lima bom sisa Perang Dunia II. Polisi mengevakuasi 50.000 orang dari sekitar lokasi bom.

Menurutnya, kendaraan di sekitar ambulans harus segera mengurangi kecepatan dan berusaha menepi.

“Jadi saat pengemudi mulai mendengar suara sirine, pengemudi harus segera mengetahui asal suara dan mengambil tindakan untuk memberikan jalan bagi ambulans,” ujarnya kepada Kompas.com (21/1/2020).

Marcell juga mengatakan, ambulans seharusnya dapat berjalan dengan lancar asalkan semua kendaraan dapat bekerja sama untuk memberikan prioritas.

Baca juga: Bocoran Harga Ertiga XL7 Mulai Rp 170 Jutaan, Ini Kata Suzuki

Mobil ambulans milik kepolisian tiba di lokasi kejadian ledakan di Pospam Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (4/6/2019). Terduga pelaku pembawa bom yang terjadi pada Senin (3/6/2019) malam tersebut kritis dan masih mendapat perawatan medis.ANTARA FOTO/ALOYSIUS JAROT NUGRO Mobil ambulans milik kepolisian tiba di lokasi kejadian ledakan di Pospam Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (4/6/2019). Terduga pelaku pembawa bom yang terjadi pada Senin (3/6/2019) malam tersebut kritis dan masih mendapat perawatan medis.

“Sebenarnya bila tertib, ambulans dapat melintas dengan baik, karena standar lebar jalan kolektor adalah 7 meter,” katanya.

“Bila kendaraan di kiri dan kanan berhenti dan menepi, ambulans masih dapat melintas dengan lancar,” ucap Marcell.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X