Sempat Diragukan, Harley Asal Thailand Diklaim Tuai Respons Positif

Kompas.com - 25/12/2019, 12:22 WIB
IIMS 2019 jadi tahun kedua Harley-Davidson Motor Company ikut serta. Donny Dwisatryo PriyantoroIIMS 2019 jadi tahun kedua Harley-Davidson Motor Company ikut serta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa tipe Harley-Davidson (HD) yang mengaspal di Indonesia merupakan hasil impor dari Thailand. Awalnya, tak sedikit yang meragukan kualitas dari HD buatan negara tetangga tersebut.

Sahat Manalu, Dealer Principal Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta, mengatakan, teman-teman di komunitas sempat meragukan kualitas HD buatan Thailand, apakah akan sebaik buatan Amerika Serikat.

Baca juga: Diler Harley Tanggapi Fenomena Ribuan Moge Tak Bayar Pajak

"Beberapa orang waktu itu memang ada yang ingin melihat kualitasnya, apakah sama atau tidak. Tapi ternyata, tetap sama seperti yang diproduksi di Amerika. Sebab, HD juga kan punya standar yang tinggi, di mana pun pabriknya," ujar Sahat, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Harley-Davidson memperkenalkan dua varian terbarunya di IIMS 2019.Donny Dwisatryo Priyantoro Harley-Davidson memperkenalkan dua varian terbarunya di IIMS 2019.

Sahat menambahkan, untuk HD yang dikirim dari Thailand, sementara baru tipe Softail dan Sportster. Penerimaannya juga cukup posifif. Sebab, harga yang ditawarkan juga turun cukup siginifikan, sampai 30 persen.

"Banyak juga pembeli baru, bukan repeat order. Itu membuktikan bahwa peminat HD bertambah. Banyak pembeli dari kalangan anak muda, karena tipe-tipe yang keluar sekarang pun juga diminati anak muda, seperti Sportster, Fatboy, FXDR, dan Forty-Eight," kata Sahat.

Baca juga: Buntut Penyelundupan Harley-Davidson, Pemerintah Perketat Impor dan Ekspor

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Motor Besar Indonesia (MBI) DKI Jakarta Sukoco Suroso. Menurutnya, kualitas yang dihasilkan pabrikan HD di Thailand tetap sama seperti yang di Amerika.

"Setelah saya coba sih sama saja kualitasnya. Sebab, di Thailand juga kan pabriknya bukan bangun semua dari awal. Jadi, sistemnya juga CKD (Completely Knock Down)," ujarnya.

Sebelumnya, hampir seluruh model Harley-Davidson diiimpor utuh (CBU) dari AS dan India. Kerja sama ekonomi antara negara, membuat bea masuk moge ini semakin tinggi. Ketika produksi sudah dialihkan ke Thailand, maka bea masuk langsung nol persen, sesuai kesepakatan dagang antar negara ASEAN.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X