Kemenperin Akui Datsun Stop Produksi di 2020

Kompas.com - 25/11/2019, 06:32 WIB
Produksi Datsun di Indonesia menyusul April 2014. Agung KurniawanProduksi Datsun di Indonesia menyusul April 2014.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan kegiatan bisnis Nissan Motor Indonesia ( NMI) tahun depan akan sedikit berbeda. Mereka tidak lagi memproduksi mobil murah Datsun Go dan Go+.

Keputusan tersebut merupakan salah satu upaya Nissan untuk memperbaiki kinerja bisnisnya di Tanah Air agar mencapai skala ekonomi yang lebih baik.

"Nissan akan menghentikan produksi Datsun Go dan Datsun Go+ pada Januari 2020 lantaran skala penjualan dibawah skala ekonomi," kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Kemenperin, Putu Juli Ardika, kepada Kompas.com, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Baca juga: Pabrik Nissan Hanya Produksi Datsun di Indonesia

Datsun GO+ CVT Datsun GO+ CVT

 

Sebagai gantinya, lanjut Putu, fasilitas pabrik NMI yang semula memproduksi Datsun bakal digunakan untuk merakit mesin Livina dan Xpander.

"Nissan akan fokus melakukan lokalisasi dan pendalaman komponen utama yakni mesin Livina dan Xpander. Sebelumnya, bagian ini hanya diproduksi di Jepang," kata dia.

"Mereka juga berencana untuk mengembangkan teknologi elektrifikasi," ujarnya.

Baca juga: Datsun Indonesia Stop Pasokan Cross

Datsun Cross yang digunakan tim Merapah Trans Jawa Kompas.com sedang melintas di area proyek pembangunan tol Gempol-Pasuruan, Jawa Timur.GARRY ANDREW LOTULUNG Datsun Cross yang digunakan tim Merapah Trans Jawa Kompas.com sedang melintas di area proyek pembangunan tol Gempol-Pasuruan, Jawa Timur.

Diberhentikannya produksi Go dan Go+ menandakan bahwa mulai tahun depan, Nissan menyetop pengadaan mobil merek Datsun di Indonesia. Sebelumnya, NMI sudah menghentikan produksi model Cross di pabrik yang sama pada September 2019.

Putu tidak mau menjawab kejelasan mengenai nasib pekerja pabrik Nissan Indonesia usai kebijakan tersebut dibuat. Begitu pula dengan pihak NMI hingga berita ini diterbitkan.

"Informasi sementara yang kami terima, Nissan akan mengubah strategi bisnisnya di Indonesia sesuai dengan arah perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Mereka sedang mencari waktu yang tepat untuk melaporkan secara resmi detil rencana dan perkembangan bisnisnya kepada kami," kata Putu.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X