Bodi Kamera Polisi Punya Fitur Seperti CCTV Tilang Elektronik

Kompas.com - 15/10/2019, 07:02 WIB
Polisi menghentikan bus untuk diperiksa di akses keluar Jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (19/5/2019) dini hari. Kegiatan penyekatan dan razia yang dilakukan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dibantu oleh personel TNI itu untuk mengantisipasi adanya pergerakan massa ke Jakarta terkait pengumuman hasil pemilihan presiden pada Rabu, 22 Mei 2019 di KPU. ANTARA FOTO/DIDIK SUHARTONOPolisi menghentikan bus untuk diperiksa di akses keluar Jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (19/5/2019) dini hari. Kegiatan penyekatan dan razia yang dilakukan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dibantu oleh personel TNI itu untuk mengantisipasi adanya pergerakan massa ke Jakarta terkait pengumuman hasil pemilihan presiden pada Rabu, 22 Mei 2019 di KPU.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa anggota polisi lalu lintas Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya, kini sudah dilengkapi dengan perangkat kamera elektronik yang disebut body camera pada saku seragam dinasnya.

Tak hanya berguna untuk memantau kondisi dan melakukan pengawasan, ternyata kamera berukuran kecil tersebut juga memiliki teknologi yang mirip dengan CCTV tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement ( ETLE).

"Fungsinya meliputi beberapa hal, pertama pengawasan petugas dan kondisi di lapangan. Kameranya juga bisa untuk pengawasan pelanggarang lalu lintas seperti ETLE, bedanya ini lebih mobile karena dipasang ke anggota yang bertugas," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir kepada Kompas.com, Senin (14/10/2019).

Baca juga: Anti-suap, Polisi Lalu Lintas Dilengkapi Bodi Kamera

Menurut Nasir, body camera tersebut mampu mendeteksi bila ada pelanggaran lalu lintas dengan kondisi anggota yang mengenakannya harus berdiri tegap. Tidak sedang mengemudikan kendaraan atau melakukan hal lain.

Ilustrasi body camera pada polisi Ilustrasi body camera pada polisi

Body camera akan merekam dan melaporkan secara live semua kejadian dan data-datanya langsung masuk ke ruang kontrol di markas Ditlantas. Sementara untuk koneksinya, Nasir menjelaskan bila kamera tersebut sudah memiliki Wi-Fi untuk jaringan internet.

Tidak hanya itu, untuk memudahkan kelancaran petugas di lapangan, Nasir juga menjelaskan kamera tersebut sudah dilengkapi fitur tombol darurat atau bantuan.

Baca juga: Baru 1 Jalur Transjakarta yang Dipasang Kamera Tilang Elektronik

"Kalau mereka butuh bantuan, tinggal tekan saja akana langsung terkoneksi ke back office. Nanti petugas di sana akan langsung memantau kondisi darurat tersebut dan memberikan bantuan," kata Nasir.

Operasi Patuh Jaya 2019 di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2019).Foto: Stanley Ravel Operasi Patuh Jaya 2019 di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2019).

Ketika ditanya jumlah body camera yang sudah digunakan petugas, Nasir menjelaskan untuk tahap awal baru 16 unit dan sudah digunakan ke anggota Patroli Jalan Raya (PJR).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X