Servis Shockbreaker Bocor, Perhatikan Hal Ini

Kompas.com - 03/10/2019, 10:22 WIB
Kenali ciri-ciri shockbreaker rusak dari visual. Febri Ardani/KompasOtomotifKenali ciri-ciri shockbreaker rusak dari visual.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak sedikit pemilik sepeda motor memilih menyervis shockbreaker yang bocor ketimbang ganti baru. Biasanya, latar belakang pemikirannya ialah kalau masih bisa diakali buat apa beli baru.

Aggapan tersebut tidak salah. Namun demikian tetap perhatikan soal daya tahan. Shockbreaker bocor yang kemudian diservis tidak akan bertahan lama jika memang kondisinya sudah parah.

Baca juga: 3 Langkah Jaga Suspensi Motor Tetap Prima

Kelvin, pemilik bengkel spesialis peredam kejut, Kelvin PJRT di Bandung, Jawa Barat, mengatakan, shockbreaker yang diservis akan mudah bocor kembali jika kondisi as suspensinya sudah jelek.

Ragam shockbreaker bekas untuk sepeda motor yang dijual oleh salah satu toko di kawasan Cipinang Lontar, Jakarta Timur.Aditya Maulana, KompasOtomotif Ragam shockbreaker bekas untuk sepeda motor yang dijual oleh salah satu toko di kawasan Cipinang Lontar, Jakarta Timur.

"Kalau hanya sil saja dan asnya masih bagus bisa awet. Tapi kalau as-ya memang sudah jelek tidak jamin. Jadi walau sudah ganti sil juga tidak jamin awet," katanya saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Industri Komponen Lokal Dukung Otomotif Nasional

Kevin mengatakan, kondisi as jelek biasanya karena saat bocor tidak langsung ganti sil tapi dibiarkan sehingga as jadi baret. Baretnya pun bisa karena banyak hal, salah satunya kotoran dan kerikil halus.

"Bisa juga diakalin asnya diamplas lagi dibuat jadi rata lagi. Tapi kalau sudah seperti itu tidak bisa jamin, ada yang awet ada yang tidak. Memang tergantung pemakaian juga sih," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X