Suzuki Bicara Peluang Produksi Jimny 4x2

Kompas.com - 21/07/2019, 11:27 WIB
Suzuki Jimny di GIIAS 2019 Suzuki Jimny di GIIAS 2019
Penulis Stanly Ravel
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Banyaknya permintaan terhadap Suzuki Jimny tak seimbang dengan jumlah suplai per bulannya yang hanya 50 unit.

Menanggapi fenomena tersebut, Suzuki Indomobil Sales (SIS) pun mengatakan sedang berdiskusi agar mendapatkan lampu hijau untuk bisa memproduksinya di Tanah Air.

Direktur Penjualan PT SIS Donny Saputra, mengatakan bila pihaknya sampai saat ini sedang berupaya untuk membujuk prinsipal di Jepang agar SUV legendaris tersebut bisa dirakit lokal.

"Kita lagi minta agar bisa memproduksi Jimny di Indonesia. Kami harapkan prinsipal memberikan izin, karena permintaan yang sekara saja sudah sangat tinggi," kata Donny belum lama ini di ajang GIIAS 2019.

Baca juga: Suzuki Lagi Minta Izin untuk Produksi Lokal Jimny

Ketika mengonfirmasikan peluang untuk memproduksi Jimny di dalam negeri, Presiden Komisaris Indomobil Sukses Internasional (ISI) Soebronto Laras, mengatakan dengan adanya pabrik di Indonesia sangat memungkinkan untuk memproduksi Jimny generasi keempat.

Hanya saja kemungkinan besarnya tidak seperti Jimny yang dikirm dari Jepang dengan penggerak empat roda atau 4WD, melainkan 4x2. Hal ini lantaran masalah suplai komponen.

"Tidak semua bisa kita bikin, tergantung pada support komponennya juga, ini yang jadi masalah kadang-kadang. Opsinya 4x2 kalau kita mau bikin lokal, asalkan volume produksinya pas kita bisa jalan," ucap Soebronto.

Suzuki JimnyKOMPAS.com/Ruly Suzuki Jimny
Soebronto menjelaskan soal masalah ini sudah pernah didiskusikan dengan prinsipal, namun untuk menjalankannya memang banyak hal yang harus dipertimbangkan. Salah satunya masalah jumlah produksi dan kesiapan vendor komponen.

"Kalau kita bikin cuma 500 unit per bulan atau 1.000 unit, ini rasanya tidak ekonomis. Bila bicara 1.000 unit mungkin bisa sanggup kita, artinya kan 12.000 per tahun. Soal kendala balik lagi ke volume, bila bikin mobil kan komponennya banyak, kira-kira ribuan. Itu tidak semuanya bisa balance, kita kurang 20 komponen saja sudah tidak bisa jalan," kata Soebronto.

Baca juga: Modal Jimny dan Ertiga, Suzuki Naikkan Target Penjualan

Seperti diketahui, saat ini Jimny hanya diproduksi di Jepang, pihak pabrikan pun cukup kewalahan karena harus memenuhi permintaan yang cukup tinggi dari seluruh konsumen di dunia.

Otomatis dengan harga jual mulai dari Rp 315,5 juta hingga Rp 330 juta, calon konsumen harus ekstra bersabar untuk mendapatkannya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X