Berkendara Praktis ala Hyundai Kona

Kompas.com - 16/07/2019, 07:02 WIB
Hyundai Kona KOMPAS.com/RulyHyundai Kona

JAKARTA, KOMPAS.com - Memiliki desain unik dan kaya fitur belum cukup untuk memberikan penilaian terhadap produk terbaru dari Hyundai Mobil Indonesia (HMI), Kona. Berikut ulasan sensasi berkendara di Jakarta.

Hyundai Kona dibekali mesin 4 silinder segaris DOHC Dual CVVT berkapasitas 2.000 cc dengan teknologi pembakaran Atkinson Cycle. Mesin tersebut menghasilkan performa yang cukup untuk Sport Utility Vehicle ( SUV), namun juga hemat bahan bakar.

Ketika pedal gas diinjak, SUV kompak ini langsung merespons. Terlebih ketika mode berkendara diubah menjadi sport, karakternya seketika berubah menjadi lebih agresif.

Baca juga: Uniknya Wajah Hyundai Kona

Hyundai KonaKOMPAS.com/Ruly Hyundai Kona

Tetapi, Kona belum dilengkapi paddle shift yang menambah dinamika rasa berkendara. Padahal transmisinya bisa diubah menjadi manual via tuas perseneling. Pasti lebih asyik kalau bisa mengatur perpindahan gigi via jari-jemari.

Dibandingkan kompetitor di kelasnya, Hyundai Kona memiliki dimensi yang relatif kompak, yakni panjang 4.165 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.565 mm, dan wheelbase 2.600 mm. Meski begitu, kabin mobil terbilang masih cukup luas dan nyaman ditempati oleh empat orang dewasa.

Berkat dimensi itu pula, berkendara bersama Kona, jadi terasa mudah. Apalagi radius putar mobil adalah 5,3 meter. Melintas di jalanan kota padat kendaraan bukanlah masalah. Praktis!

Baca juga: Plus-Minus Interior Hyundai Kona

Interior Hyundai KonaKOMPAS.com/Ruly Interior Hyundai Kona

Suspensi yang dipasangkan pada kaki-kaki juga terasa pas, tidak terlalu empuk namun masih terasa nyaman. Melibas jalan tidak rata atau lubang kecil di Ibu Kota yang masih ada sisa pembangunan proyek infrastruktur, terasa tanpa mengurangi kenyamanan.

Menghabiskan waktu setengah hari bersama Kona terasa cukup menyenangkan. Interior yang mengombinasikan warna dof dan garis merah di beberapa bagian, termasuk sabuk keselamatan, membuat pengemudi jadi terasa lebih muda.

Sayang, beberapa bahan material dari plastik cukup dominan di dasbor. Cita rasa Eropa yang kental pada desain kabinnya, agak luntur. Seolah mengingatkan lagi kalau Kona ini berasal dari merek Korea.

Meskipun, kesan futuristik terasa lumayan kental dengan hadirnya head unit 9 inci dengan model floating. Buat pengaturannya, bisa memanfaatkan beragam tombol yang ada di lingkar kemudi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X