Ini Aturan Main Pasang Boks Motor

Kompas.com - 11/07/2019, 13:42 WIB
Side box, perlengkapan khas touring.Donny Apriliananda Side box, perlengkapan khas touring.

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain soal keselamatan saat berkendara, memasang boks tambahan pada sepeda motor juga ada aturannya. Bahkan regulasi ini tertuang dalam Peraturan Pemerintan Nomor 74 Tahun 2014 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Regulasi soal pemuatan barang di sepeda motor ada aturannya di PP 74 Tahun 2014, bisa dilihat seperti apa dan bagaimana," kata Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu saat dihubungi Kompas.com, Rabu (10/7/2019).

Dalam PP tersebut regulasi soal pengangkutan barang di motor tertuang dalam Pasal 10 ayat 4. Bunyinya mengenai persyaratan teknis angkutan barang dengan kendaran bermotor yang salah satunya sepeda motor, yakni :

Baca juga: Asal Aplikasi Boks pada Motor Bisa Berbahaya

a. Muatan memiliki lebar tidak melebihi setang kemudi;

b. Tinggi muatan tidak melebihi 900 milimeter (mm) dari atas tempat duduk pengemudi; dan

c. Barang muatan ditempatkan di belakang pengemudi.

Piliahan Box motor harus sesuai dengan tipe kendaraan.Stanly/Otomania Piliahan Box motor harus sesuai dengan tipe kendaraan.

Sementara untuk sanksinya, menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir, mengacu pada Undang Undang 22 Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tahun 2009 pada pasal ke 279. Isinya bertuliskan ;

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat menggangu keselamtan berlalu lintas sebagaimana dimaksud dalam pasal 58 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah)".

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X