Seri BMW Klasik yang Ramah untuk Dipelihara

Kompas.com - 28/06/2019, 20:41 WIB
BMW E30 Alpina, lebih langka ketimbang E30 M3. CarscoopsBMW E30 Alpina, lebih langka ketimbang E30 M3.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu pilihan mobil klasik yang kerap digandrungi kaum muda ialah hasil buatan produsen otomotif mewah asal Jerman, BMW. Selain memiliki karakteristik tersendiri pada desainnya, mobil disebut punya sensasi mengemudi yang berbeda.

Walaupun begitu, tidak semua mobil BMW tahun tua menyenangkan untuk dipelihara. Sebab tak sedikit yang rentan dengan suhu dan kondisi jalan di Indonesia. Terlebih jika tujuannya adalah menjadikan mobil tersebut sebagai kendaraan harian.

"Semua mobil BMW itu sebenarnya menyenangkan untuk dipelihara, namun harus melakukan perhitungan juga. Karena ada beberapa model yang rewel, lantas sulitnya pencaharian komponen, dan sebagainya," ucap Heru Kusuma Wijaya, Ketua BMW Car Clubs Indonesia (BMWCCI) Jakarta Chapter kepada Kompas.com, Jumat (28/6/2019).

Baca Juga : Daftar Mobil Retro Rp 60 Jutaan untuk Pemula

Menurutnya, untuk para pemula yang ingin pelihara BMW klasik bisa dimulai dengan seri E30 atau E28. Karena di Indonesia khususnya Jakarta, komponen mobil mulai dari bagian-bagian interior hingga mesin mudah dicari.

"Perawatan seri tersebut juga lebih enak, bandel. Kaki-kaki, eksterior, mesinnya baik hanya saja bagian interior yang rada repot. Jadi saat pertama kali membeli, perhatikan bagian itu," ujar Heru.

Salah satu pecinta dan kolektor BMW, Syarel Titaley juga menyatakan hal sama. BMW E30 adalah model paling aman untuk para pemula dan banderolannya tidak terlalu mahal yakni sekitar Rp 40 juta.

Baca Juga : Syarat Utama Bermain Mobil Klasik

"Sebab pada zamannya, E30 adalah model paling banyak terjual di dunia. Sehingga komponennya banyak dan mudah dicari, murah pula," kata dia.

Sedangkan untuk model yang patut dihindari ialah BMW E46 tahun 2003, E12, E28, juga beberapa seri 5 lainnya. Karena, model tersebut eksterior mobil lebih ringkih dan mudah karat.

"Khusus untuk E46, perawatannya agak mahal dan ringkih. Salah satunya karena mesin yang digunakan adalah seri-N, bukan M. Seri itu, memang terkenal rewel dan juga mahal. Tetapi jika berbicara interior, E46 sudah bagus, nyaman. Jadi kembali pada kebutuhan dan kemampuan masing-masing orang," ujar Heru.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X