Waspada, Arus Mudik Sistem Satu Arah Rawan Kecelakaan

Kompas.com - 14/05/2019, 15:02 WIB
 Sejumlah kendaraan arus balik melintas ruas Tol Cipali kilometer 188 di jalur Jakarta menuju Jawa Tengah Rabu petang (20/6/2018). KOMPAS.COM / Muhamad Syahri Romdhon Sejumlah kendaraan arus balik melintas ruas Tol Cipali kilometer 188 di jalur Jakarta menuju Jawa Tengah Rabu petang (20/6/2018).
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Guna melancarkan sirkulasi pergerakan arus mudik dan balik Lebaran 2019, pemerintah akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan menerapkan sistem satu arah atau one way. Kebijakan ini akan mulai diterapkan dari 30 Mei hingga 2 Juni untuk arus mudik, dan 8 - 10 Juni untuk arus balik.

Lokasinya dimulai dari Km 29 atau Cikarang Utama hingga Brebes Barat atau Km 262, sementara saat balik dimulai dari Palimanan tepatnya Km 189 hingga Km 29 Cikarang Utama. Untuk waktnya pun akan dilakukan selama 24 jam penuh.

Menanggapi wacana ini, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, menjelaskan bila kondisi tersebut sebenarnya menjadi salah satu solusi, hanya saya wajib menjadi perhatian lebih, khususnya bagi pengguna jalan yang notabenya merupakan pemudik.

Baca juga: Ini Jadwal Wacana Satu Arah Tol Cikampek saat Mudik Lebaran

"Penerapan one way ini cukup baik, tapi juga perlu mendapat atensi lebih karena bisa menimbulkan risiko kecelakaan. Utamanya pada jalur balik yang digunakan atau diubah menjadi jalur mudik (lawan arah) ini peluang ancaman bahayanya cukup tinggi," kata Jusri kepada Kompas.com, Selasa (14/5/2019).

Menurut Jusri, tingginya ancaman risiko seperti kecelakaan pada jalur yang digunakan untuk one way dikarena adanya perubahan strukur dan rambu lalu lintas yang tidak mengakomodir untuk arah yang digunakan.

Antrean panjang kendaraan memadati keluar pintu tol Gadog, Ciawi menuju jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/6). Polres Bogor mencatat jumlah kendaraan yang masuk ke jalur wisata Puncak sebanyak 33.754 mobil pribadi yang ingin memanfaatkan libur hari raya Idulfitri 1439 H sehingga diberlakukan sistem satu arah untuk mengurangi kepadatan di kawasan tersebut. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah Antrean panjang kendaraan memadati keluar pintu tol Gadog, Ciawi menuju jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/6). Polres Bogor mencatat jumlah kendaraan yang masuk ke jalur wisata Puncak sebanyak 33.754 mobil pribadi yang ingin memanfaatkan libur hari raya Idulfitri 1439 H sehingga diberlakukan sistem satu arah untuk mengurangi kepadatan di kawasan tersebut.
Sementara untuk perubahan struktur lebih pada pola berkendara, karena jalur menyalip kendaraan lain yang biasa berada di kanan, pada saat penerapan satu arah di rute balik otomatis berpindah menjadi sebelah kiri.

"Hal-hal ini harus disikapi dengan baik, pemerintah juga setidaknya memberikan sosialisasi serta melengkapi rambu lalu lintas karena pastinya akan berbeda, terutama seperti pada titik-titik pintu masuk dan keluar rest area dan sebagainya," ujar Jusri.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X