Kenapa Wuling Confero Pilih Transmisi e-Clutch?

Kompas.com - 24/04/2019, 11:02 WIB
Wuling Confero S ACT Wuling Confero S ACT
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wuling Motors Indonesia resmi merilis varian baru dari Confero, yakni S ACT. Meski belum mengumumkan harga jualnya, tapi dipastikan model ini bakal menjadi varian tertinggi yang hadir menggunakan sistem perpindahan gigi e-Clutch.

Dengan transmisi tersebut, memungkinkan Confero S ACT melakukan perpindahan gigi secara manual melalui tuas persneling tanpa bantuan pedal kopling. Hal ini lantaran kerja kopling sudah dilakukan oleh sistem, sehingga hanya ada pedal gas dan rem layaknya mobil matik lainnya.

Lantas apa alasan Wuling menyematkan sistem transmisi e-Cluth, karena meskipun memberikan suasana berbeda, tapi tetap saja terasa tanggung karena tak langsung mengadopsi sistem matik konvensional.

Baca juga: Satu Mesin, Cortez Turbo dan Almaz Beda Haluan

Menjawab hal ini, Brand Manager Wuling Motors Indonesia Dian Asmahani, menjelaskan bila memang untuk saat ini pihaknya belum memiliki teknologi transmisi matik konvensional untuk Confero.

Wuling Confero S ACT dengan transmisi manual enam percepatan tanpa ada pedal kopling. Wuling Confero S ACT dengan transmisi manual enam percepatan tanpa ada pedal kopling.

"Wuling Motors untuk saat ini memang belum ada pengemangan mesin dan transmisi untuk Confero, jadi semua masih dari headquater di China. Kami juga baru dan belum memiliki R&D sendiri di sini (Indonesia), sehingga kami bawa e-Clutch seperti yang digunakan di China," kata Dian kepada media di Sentul, Jawa Barat, beberapa hari lalu.

Selain itu, hal lain yang menjadi pertimbangan Wuling untuk menyematkan e-Cluth pada Confero karena masalah statusnya. Menurut Dian, segmen Confero yang bermain di kelas low multi purpose vehicle (LMPV), kebanyakan konsumen lebih banyak memiliki transmisi manual.

Baca juga: Jajal Transmisi Wuling Confero S ACT

Dian juga menegaskan bila dengan adanya transmisi e-Clutch ini bukan sebagai jawaban dari permintaan pasar yang menginginkan Wuling meluncurkan Confero versi matik. Tapi lebih untuk menawarkan sensasi baru terutama dalam hal kemudahan berkendara.

"Kelas low MPV itu peminatnya masih banyak yang memilih manual, bukan hanya Wuling saja merek lain juga sama, karena itu kita putuskan untuk membawa e-Clutch ini jadi lebih ingin menawarkan kemudahan, alternatif yang efektif menggunakan mobil manual serasa mengendari matik," kata Dian.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X