Tahap Perbaikan Motor yang Terendam Air Laut

Kompas.com - 28/12/2018, 10:01 WIB
Puing bangunan di Perumnas Balaroa akibat gempa bumi yang mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Gempa bermagnitudo 7,4 mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan sedikitnya 420 orang meninggal dunia.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Puing bangunan di Perumnas Balaroa akibat gempa bumi yang mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Gempa bermagnitudo 7,4 mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan sedikitnya 420 orang meninggal dunia.

 

JAKARTA,KOMPAS.com - Proses pemulihan keadaan di wilayah bencana tsunami Banten, sampai saat ini terus dilakukan. Masyarakat yang kehilangan harta benda, mulai mengumpulkan dan memperbaiki sedikit demi sedikit dari nol harta benda yang terdampak bencana alam tersebut.

Salah satunya termasuk sepeda motor yang terdampak. Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), Endro Sutarno mengungkapkan proses perbaikan sepeda motor yang terendam air ada beberapa tahap.

“Sudah pasti akan di cek dulu bagian mana saja yang rusak. Perlakuan pengecekan sama baik motor sport, bebek dan skutik,” ucap Endro saat dihubungi Kamis (27/12/2018).

Khusus untuk skutik, pemeriksaan dilakukan dengan membuka seluruh komponen CVT. Motor harus dicuci terlebih dahulu sampai ke bagian dalam sebab dalam kasus tsunami, air laut dapat menyebabkan penimbunan kotoran dan kerak di bagian dalam.

Kendaraan Korban Tsunami Jadi Fokus Ditlantas Polda Banten

“Dibuka semua covernya, dicuci bersih, dikeringkan. Baru di cek semua soket sambungan kabel dan bersihkan. Berikan cairan anti karat,” ucap Endro.

Pembersihan ini juga termasuk mengeringkan tangki bahan bakar serta oli mesin. Tidak disarankan untuk menggunakan cairan yang sudah pernah terendam air.

Pengecekan komponen kelistrikan diantaranya adalah alternator, ECM, dan relay. Satu per satu dicek bagian-bagiannya.

“Semua cairan di motor harus ganti, berjaga-jaga untuk bekerja dengan baik. Semua komponen dilepas dan diperiksa apakah ada airnya atau tidak. Pengerjaan cepat atau tidak tergantung ketersediaan part yang dibutuhkan,” ucap Endro.




Close Ads X