Kendaraan Korban Tsunami Jadi Fokus Ditlantas Polda Banten

Kompas.com - 26/12/2018, 07:02 WIB
Tampak salah satu villa rusak berat pasca dihempat tsunami di Pesisir pantai di Kabupaten Serang, Banten, Senin (24/12/2018). KOMPAS.com/DEAN PAHREVITampak salah satu villa rusak berat pasca dihempat tsunami di Pesisir pantai di Kabupaten Serang, Banten, Senin (24/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten akan memprioritaskan masyarakat atau pemilik yang kendaraannya menjadi korban tsunami. Warga diharapkan segera melapor untuk kemudian didata agar bisa mendapatkan perlakuan khusus dari petugas.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Banten AKBP Wibowo, menjelaskan, tentunya fokus yang dimaksud berbeda-beda, tergantung keperluan atau tingkat kepentingan dari masyarakat itu sendiri.

"Pada intinya kami akan membantu masyarakat dalam hal pengurusan surat-surat dan lain sebagainya," kata Wibowo ketika dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Kendaraan yang Kena Tsunami Banten Segera Laporkan ke Polisi

Wibowo menambahkan, bencana seperti ini dipastikan banyak pemilik mobil atau motor yang kehilangan surat-surat seperti surat tanda nomor kendaraan bermotor ( STNK), surat izin mengemudi (SIM), hingga buku pemilik kendaraan bermotor ( BPKB).

"Bahkan ada yang kehilangan kendaraan bermotornya. Fokus kami, yaitu membantu semua permasalahannya, dan kami pun akan mendatanya terlebih dulu, setelah itu bergerak lagi sesuai dengan permasalahan yang terjadi," ujar Wibowo.

Perlu diketahui bahwa tsunami yang terjadi di Banten pada akhir pekan lalu, selain korban jiwa, mobil dan motor rusak milik warga sekitar dan wisawatan juga cukup banyak.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X