Tilang Elektronik, Bukti Pelanggaran Dikirim ke Rumah

Kompas.com - 20/09/2018, 12:22 WIB
Kendaraan bermotor melewati garis batas berhenti/marka lalu lintas di kawasan Thamrin, Jakarta, Rabu (19/9/2018). Poldan Metro Jaya bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) yang akan diuji coba pada Oktober 2018 sepanjang jalur Thamrin hingga Sudirman. MAULANA MAHARDHIKAKendaraan bermotor melewati garis batas berhenti/marka lalu lintas di kawasan Thamrin, Jakarta, Rabu (19/9/2018). Poldan Metro Jaya bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) yang akan diuji coba pada Oktober 2018 sepanjang jalur Thamrin hingga Sudirman.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Terhitung Oktober 2018, Ditlantas Polda Metro Jaya akan melakukan ujicoba tilang elektronik alias electronic traffic law enforcement (E-TLE). Tahap awal hanya diberlakukan di Jalan Sudirman hingga Jalan MH Thamrin.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf menjelaskan, kendaraan yang melanggar lalu lintas, dalam hal ini mobil atau sepeda motor akan langsung terekam kamera CCTV.

Data yang diambil oleh kamera pengintai itu akan diolah oleh tim yang berada di Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, kemudian apabila terbukti bersalah, maka bukti pelanggaran dan tilang langsung dikirim ke alamat yang bersangkutan.

"Maka dari itu, bagi pemilik kendaraan mulai bulan depan wajib mencantumkan nomor telepon dan email, ketika registrasi kendaraan, baik baru maupun lama. Fungsinya untuk itu," kata Yusuf ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (19/9/2018).

Baca juga: Tilang Elektronik Bisa Hapus Budaya "Damai di Tempat"

Yusuf menambahkan, denda tilang tersebut juga tetap sama seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Lalu Lintas tahun 2009. Besaran denda tergantung dengan jenis pelanggaran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mulai bulan depan akan kita lakukan ujicoba dulu, dan kami imbau kepada masyarakat khususnya warga Jakarta untuk mau memberikan nomor telepon, email, agar semuanya bisa berjalan dengan lancar," ujar Yusuf.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.