Polisi Sarankan Perluasan Ganjil-Genap Tetap Berlanjut

Kompas.com - 31/08/2018, 14:22 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf mulai lakukan teguran ke pelanggar ganjil henap di Simpamg Pancoran, Rabu (18/7/2018)Stanly Ravel Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf mulai lakukan teguran ke pelanggar ganjil henap di Simpamg Pancoran, Rabu (18/7/2018)


JAKARTA, KOMPAS.com — Jelang berakhirnya Asian Games 2018 pada 2 September 2018 mendatang, berakhir pula peraturan perluasan ganjil-genap yang diterapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Namun, melihat dampak positif dari pembatasan mobil pribadi, pihak kepolisian mengusulkan untuk aturan ini terus diperpanjang. Kondisi ini disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf.

"Kami mengusulkan agar dilanjut karena memang dampaknya positif. Dari kacamata polisi itu ada dua, pertama terjadi penurunan angka kemacetan, lalu kedua naiknya penumpang kendaraan umum," kata Yusuf saat dihubungi Kompas.com, Jumat (31/8/2018).

Baca juga: Pelanggar Ganjil-Genap Hampir 22 Ribu Mobil

Selain dua faktor tersebut, Yusuf juga menilai aturan ganjil-genap perlu dilanjut mengingat usai Asian Games akan ada perhelatan Asian Para Games. Namun, untuk regulasi penerapannya dia juga menyarankan agar diubah.

Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya memberhentikan mobil berpelat nomor genap yang memasuki Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (1/8/2018). Petugas kepolisian mulai memberlakukan penindakan berupa tilang terhadap pengendara mobil yang melanggar di kawasan perluasan sistem ganjil-genap.ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK A Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya memberhentikan mobil berpelat nomor genap yang memasuki Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (1/8/2018). Petugas kepolisian mulai memberlakukan penindakan berupa tilang terhadap pengendara mobil yang melanggar di kawasan perluasan sistem ganjil-genap.

Hal ini dilakukan untuk penyesuaian sehingga meskipun nantinya aturan ganjil-genap di jalan arteri tetap berlanjut, tetap ada ketentuan lain. Contoh saat Sabtu-Minggu, Yusuf mengusulkan ganjil-genap untuk tidak diterapkan.

"Saat weekend tren pelanggarannya cenderung turun, saya usul saat Para Games nanti ganjil-genap tidak berlaku saat weekend. Lalu mengenai waktu penerapan, kalau yang saat ini 15 jam, bila diteruskan nanti tidak akan selama itu. Bisa dari pukul 06.00-10.00 WIB, lalu dilanjut pada 16.00-21.00 WIB," kata Yusuf.



Terkini Lainnya

Wuling Confero ACT, Layaknya Motor Bebek

Wuling Confero ACT, Layaknya Motor Bebek

Produk
Toyota Mau Perbanyak Mobil Hibrida di Indonesia

Toyota Mau Perbanyak Mobil Hibrida di Indonesia

News
Mitsubishi Dorong L300 Gantikan T120SS

Mitsubishi Dorong L300 Gantikan T120SS

Niaga
Target C-HR Hibrida Lebih Besar dari Versi Biasa

Target C-HR Hibrida Lebih Besar dari Versi Biasa

News
Wuling Kenalkan Cortez Turbo dan Confero ACT

Wuling Kenalkan Cortez Turbo dan Confero ACT

News
Bluebird Hadirkan Mobil Listrik Tesla dan BYD

Bluebird Hadirkan Mobil Listrik Tesla dan BYD

News
Cara Hilangkan Gores di Kaca Helm

Cara Hilangkan Gores di Kaca Helm

News
Pajero Sport dan Fortuner Masih Dominasi Pasar SUV

Pajero Sport dan Fortuner Masih Dominasi Pasar SUV

News
Toyota C-HR Hybrid Lebih Mahal Rp 30 Juta

Toyota C-HR Hybrid Lebih Mahal Rp 30 Juta

Produk
Ada BR-V Baru di IIMS 2019?

Ada BR-V Baru di IIMS 2019?

News
Tesla Model S Jadi Taksi Blue Bird

Tesla Model S Jadi Taksi Blue Bird

News
MIXI Chapter Jakarta Raya Resmi Berdiri

MIXI Chapter Jakarta Raya Resmi Berdiri

Komunitas
Hyundai Posisikan Kona Beda Kelas dengan Rush-Terios

Hyundai Posisikan Kona Beda Kelas dengan Rush-Terios

News
Xpander AP4Concept Meluncur, ini Tanggapan Komunitas

Xpander AP4Concept Meluncur, ini Tanggapan Komunitas

Komunitas
Toyota Pastikan Supra Terbaru Meluncur di Indonesia

Toyota Pastikan Supra Terbaru Meluncur di Indonesia

News

Close Ads X