Cara Mengembalikan Performa Mobil Tua Tanpa Harus ke Bengkel - Kompas.com

Cara Mengembalikan Performa Mobil Tua Tanpa Harus ke Bengkel

Kompas.com - 12/04/2018, 16:10 WIB
Salah satu Mitsubishi Lancer model lama (kanan) yang tampak di acara Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) DKI Jakarta di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (4/3/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Salah satu Mitsubishi Lancer model lama (kanan) yang tampak di acara Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) DKI Jakarta di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (4/3/2018).

Jakarta, KOMPAS.com - Semakin lama usia pemakaian mobil biasanya akan berdampak terhadap menurunnya performa mesin. Hal yang paling dirasakan tentu saja tarikan yang berat.

Kebanyakan pemilik mobil tua biasanya akan langsung datang ke bengkel untuk mengatasinya. Namun ada cara lain yang sebenarnya lebih mudah dan bisa dilakukan sendiri oleh pemilik.

Pakar dari Masyarakat Pelumas Indonesia (MASPI) Juergen Gunawan mengatakan, menurunnya performa mesin mobil tua biasanya disebabkan adanya metal scratch (goresan di dinding mesin) maupun carbon deposit (penimbunan kerak karbon sisa pembakaran) di ruang pembakaran. Untuk mengatasi masalah ini, Juergen menilai pemilik mobil tua bisa menggunakan metal treatment. Cairan ini bisa ditemukan di toko-toko pelumas. Harga biasanya tergantung merek sesuai selera konsumen.

Baca juga : Dilema Pilih Bengkel buat Restorasi Mobil Tua

Ilustrasi ruang pembakaran mesin yang masih menyimpan carbon deposit dengan yang sudah dibersihkan.Kompas.com/Alsadad Rudi Ilustrasi ruang pembakaran mesin yang masih menyimpan carbon deposit dengan yang sudah dibersihkan.

"Metal treatmentnya ini tinggal dimasukan ke dalam pelumas. Nantinya cairan akan langsung bereaksi mereduksi metal tanpa mengganggu fisika dan kimia pelumas. Dengan demikian kinerja mesin akan dipermudah," kata Juergen dalam seminar yang diadakan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) di Tangerang, beberapa waktu lalu.

Menurut Juergen, metal treatment mampu merontokan carbon deposit maupun memperbaiki goresan di ruang pembakaran. Sepanjang ketebalannya tidak lebih dari 3 mikron. Juergen menyatakan tidak ada satupun merek treatment yang mampu merontokan carbon deposit jika ketebalannya sudah mencapai 3 mikron.


Baca juga : Aturan Pajak Baru Sesuai Emisi, Bagaimana Nasib Mobil Tua?

"Tapi kalau masih di bawah 3 mikron, pemilik mobil tua tidak perlu buru-buru ke bengkel. Karena masih bisa dicover dengan metal treatment ini," ujar Presiden Direktur PT Willbern Tritium Indonesia ini.

Komentar
Close Ads X