Makin Elegan, Lampu Malas buat NMAX - Kompas.com

Makin Elegan, Lampu Malas buat NMAX

Kompas.com - 25/01/2018, 17:26 WIB
Lampu variasi lazy eye buatan Novi, pemilik bengkel modifikasi headlamp dan stoplamp Lazy Eyes, yang disematkan pada lampu depan dan belakang Yamaha NMax. (Foto: dokumentasi Lazy Eyes).Fachri Fachrudin Lampu variasi lazy eye buatan Novi, pemilik bengkel modifikasi headlamp dan stoplamp Lazy Eyes, yang disematkan pada lampu depan dan belakang Yamaha NMax. (Foto: dokumentasi Lazy Eyes).

 

 

Jakarta, KOMPAS.com - Modifikasi pada motor dapat dilakukan di berbagai aspek. Termasuk pada bagian lampu. Tentunya, ubahan pada sektor lampu dapat menambah kesan positif pada motor.

Salah satu jenis ubahan yang dapat dipilih adalah menambahkan lazy eye. Dengan menyematkan variasi lampu ini, motor jadi terasa lebih "ganteng" dan elegan.

Novi, pemilik bengkel modifikasi headlamp dan stoplamp Lazy Eyes menjelaskan, lazy eye merupakan custom dari lampu daytime running lamp (DRL). Bedanya, lampu lazy eye tidak terlalu terang seperti lampu DRL atau custom lainnya yang menggunakan light emitting diode (LED).

Selain itu, tidak ada titik-titik lampu sebagaimana tampak pada lampu DRL variasi. Misalnya, variasi DRL yang fleksibel atau menggunakan selang.

"Jadi terangnya rata, kayak neon, no spot (titik-titik lampu) dan enggak terlalu terang, makanya namanya lazy, istilahnya kayak mata malas, kiyep-kiyep," kata Novi saat ditemui di kediamannya di Cipinang Elok II, Blok AQ Nomor 2, Jakarta Timur, Kamis (25/1/2018).

Saat ini, kata Novi, sudah banyak bengkel lampu custom yang juga memproduksi lazy eye. Di sisi lain, peminat lampu malas ini juga banyak. Mengenai harga pun bervariasi. Namun di bengkelnya, Novi mengestimasikan harga pemasangan lazy eye sekitar Rp 3,5 hingga 4 juta rupiah.

Lampu variasi lazy eye buatan Novi, pemilik bengkel modifikasi headlamp dan stoplamp Lazy Eyes, yang disematkan pada lampu depan dan belakang Yamaha NMax. (Foto: dokumentasi Lazy Eyes).Fachri Fachrudin Lampu variasi lazy eye buatan Novi, pemilik bengkel modifikasi headlamp dan stoplamp Lazy Eyes, yang disematkan pada lampu depan dan belakang Yamaha NMax. (Foto: dokumentasi Lazy Eyes).
Harga tersebut untuk tipe lazy eye yang standar, yakni satu warna dan disematkan pada bagian headlamp atau lampu depan (belum termasuk pada sein depan) dan lampu belakang.

Jika model standar dianggap belum cukup menambah kesan "ganteng", Novi juga melayani custom. Namun soal harga menyesuaikan tingkat kesulitan dan banyaknya komponen yang digunakan. "Tapi kalau mau depan doang atau belakang doang juga bisa," kata Novi.

Pelanggan NMAX

Variasi lampu lazy eye yang ada dipasaran, menurut Novi, sudah tersedia untuk berbagai jenis motor. Namun selama ini, pemesan yang datang ke bengkel miliknya datang dari penggemar Yamaha NMAX. Beberapa bikers lainnya adalah penggemar Aerox dan Vario 125.


Menurut Novi, banyak pengguna NMAX yang menilai bahwa lazy eye membuat wajah skutik bongsor ini tambah "garang", khususnya saat menyala. Begitu pun ketika dimatikan, lazy eye tidak menggangu tampilan lampu.

Terkait proses pengerjaan dilakukan sepenuhnya dengan tangan, namun tetap rapih. Proses pengerjaan memakan waktu sekitar 2 hingga 3 minggu.

EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X