Kompas.com - 19/01/2018, 17:32 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Bologna, Kompas.com – Masuk musim baru, di mana masa-masa Jorge Lorenzo beradaptasi sudah dianggap cukup sepanjang 2017 dan performa Andrea Dovizioso sedang on fire, keduanya meluapkan ambisi tinggi untuk bertarung di baris depan, berebut gelar juara dunia.

Persaingan yang akan semakin ketat, berpotensi membuat kedua pebalap Ducati tersebut mengalami konflik. Meski satu tim, hubungan antara satu pebalap dan pebalap lainnya tak bisa dijamin akur. Lihat saja ketika Lorenzo dan Valentino Rossi masih di dalam satu tim, begitu juga ketika Dovizioso masih berpasangan dengan Andrea Iannone.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Tim Ducati Paolo Ciabatti mengatakan, kalau dirinya percaya hubungan di antara Lorenzo dan Dovizioso masih akan tetap baik-baik saja. Keduanya juga disebut sudah saling mengerti satu sama lain.

" Jorge dan Dovi, mereka saling mengenal karena mereka sudah berada di MotoGP selama bertahun-tahun. Mereka saling menghormati. Jelas mereka ingin saling mengalahkan tapi ini normal. Setiap rekan satu tim adalah lawan terburuk. Saya tidak takut ini akan terjadi (konflik),” ujar Ciabatti mengutip Crash.net, Jumat (19/1/2017).

Baca juga : Ducati Kerahkan Stoner untuk Tes Pertama di 2018

Pebalap Ducati Team, Andrea Dovizioso (kiri), berpose jelang seri balap GP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Kamis (9/11/2017).MOTOGP.com Pebalap Ducati Team, Andrea Dovizioso (kiri), berpose jelang seri balap GP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Kamis (9/11/2017).

Ciabatti juga mengatakan, kedua pebalap beda negara itu juga saling menjunjung rasa hormat. Meski nantinya pertarungan antara keduanya sangat sengit, dirinya menjamin tidak akan ada eskalasi konflik lebih panas.

"Tentunya mungkin ada momen gesekan sengit, karena apapun bisa terjadi di trek. Namun saya rasa Andrea dan Jorge saling menghormati satu sama lain. Mereka tidak suka melakukan hal gila,” kata Ciabatti.

"Kami tidak hidup di dunia yang ideal. Ketika ada masalah, kami akan duduk bersama dan menjelaskan masing-masing, untuk memotong masalah sejak awal. Jadi saat ada kesalahpahaman tidak tumbuh ke tingkat yang lebih tinggi," ucap Ciabatti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.