Avanza dan Wuling Jadi Angkot Tahun Depan

Kompas.com - 16/12/2017, 15:02 WIB
Wuling disiapkan untuk jadi moda angkot dengan jok menghadap depan di 2018. Stanly/KompasOtomotifWuling disiapkan untuk jadi moda angkot dengan jok menghadap depan di 2018.
Penulis Stanly Ravel
|

Jakarta, KompasOtomotif - Ketua Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan, menjelaskan tahun depan angkutan kota (angkot) akan direvitalisasi, khususnya untuk kendaraan mini bus. Langkah ini diambil sebagai penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang tertuang dalam Permenhub 29 Tahun 2015 dan diterakan mulai Februari 2018.

"Revitalisasi angkot kita sudah tidak pakai modifikasi karoseri, tapi langsung pabrikan. Artinya kita gunakan unit yang diproduksi oleh pihak Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM). Nah, untuk mereknya apa saja itu kita bebaskan ke tiap pihak pengelola atau pengusaha angkot," ucap Shafruhan kepada KompasOtomotif, Jumat (16/12/2017).

Safruhan menjelaskan secara spesifikasi dari unit mobil yang akan digunakan untuk angkot tidak ada ubahan secara khusus, hanya saja bangku pada baris kedua di sebelah kiri akan dihilangkan sebagai akses keluar masuk penumpang. Pemilihan unit dari ATPM dilakukan untuk memberikan pelayanan lebih bagi masyarakat, selain itu dari sisi after sales juga lebih terjamin.

Menariknya, ketika ia mengirimkan foto dua sampel mobil dari pabrikan yang akan digunakan sebagai angkot, ternyata menggunakan Toyota Avanza dan Wuling, namun ia tidak ingin berbicara banayak soal detail kendaraan tersebut.

Baca : Daihatsu Sulit Produksi Angkot Sesuai Peraturan Baru

"Dua contoh ini sudah kita tunjukan ke Gubernur dan beliau mengapresiasi saat soft launching OK Otrip. Untuk tipenya apa nantilah, kita tidak jualan merek di sini, makanya tadi saya bilang koperasi bebas gunakan mereka apa saja asal itu unit pabrikan dan nyaman digunakan.," ujar Safruhan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menempelkan kartu OK Otrip ke mesin pembaca kartu yang ada di dalam angkot KWK dalam rangka uji coba OK Otrip di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (14/12/2017).KOMPAS.com/NURSITA SARI Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menempelkan kartu OK Otrip ke mesin pembaca kartu yang ada di dalam angkot KWK dalam rangka uji coba OK Otrip di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Ketika mengkonfirmasi ke pihak Wuling, Dian Asmahani selaku Brand Manager SGMW Motor Indonesia, menjelaskan, memang ada proses diskusi dengan pihak Organda, namun belum ada informasi kelanjutannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Memang ada pembicaraan ke sana, tapi secara official belum ada informasi dari sales fleet. Bentuk kerja sama dan nanti untuk modanya seperti apa juga belum," ucap Dian kepada KompasOtomotif, Jumat (15/12/2017)

Sementara Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan secara detail belum ada gambaran, tapi dia menyakini bila pun digunakan unitnya mengambil dari model Transmover.

Baca : Produsen Mobil Diminta Jangan Jual Angkot Non-AC

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.