Kompas.com - 09/12/2017, 11:42 WIB
Kawasaki Ninja RR Mono (kanan) VS Ninja 150 RR. Kawasaki Motor Indonesia via FacebookKawasaki Ninja RR Mono (kanan) VS Ninja 150 RR.
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Kawasaki Motor Indonesia (KMI) resmi memberhentikan produksi Ninja 150 cc 2-tak pada Agustus 2015 lalu. Alasannya terkait regulasi emisi gas buang, karbon pada emisi gas buang mesin 2-Tak dianggap tidak memenuhi acuan EURO III.

Namun demikian, motor tersebut masih cukup digemari. Sejumlah komunitas motor tersebut terus berkembang hingga saat ini.

Lantas menjadi pertanyaan, perlukah motor yang akrab disapa Ninja R atau Ninja RR ini diregenerasi? Tentunya, dengan berbagai penyesuaian berdasarkan aturan yang berlaku saat ini.

Menanggapi itu, anggota yang juga menjabat sebagai Humas dari Komunitas Ninja Owner Club (NOC) menilai perlu adanya regenerasi dari motor tersebut. Sebab, hingga saat ini masih menjadi produk yang digemari. Tentunya akan menjadi kejutan jika Kawasaki meluncurkan Ninja 150 Cc terbaru.

Baca juga : Memburu Edisi Terakhir Kawasaki Ninja 2-Tak

"Ninja 2-tak sendiri masih banyak penggemarnya, apalagi yang sudah pernah merasakan "jambakan" (kecepatan mengendarai) Ninja 2-tak, luar biasa," kata Afin saat dihubungi KompasOtomotif, Sabtu (9/12/2017).

Kawasaki Ninja 150RR 2-tak akan pensiun Juli 2015.KMI Kawasaki Ninja 150RR 2-tak akan pensiun Juli 2015.

Sementara itu, Ketua Komunitas Jakarta Kawasaki Ninja (JKN), Iid menilai, regenerasi Ninja 150 Cc sudah diwakilkan dengan kemunculan 250 Cc. Bahkan, Kawasaki memberikan dua pilihan yakni Ninja 250R dengan dua silinder dan Ninja RR mono yang menggunakan silinder tunggal.

"Malahan klo perlu (regenerasinya naik kapasitas cc lagi dan punya 4 silinder," kata Iid.

Namun demikian, menurut Iid, andaikan Kawasaki ingin meluncurkan motor sport terbaru dengan mengadopsi badan motor Ninja R dan RR tetapi menggunakan mesin 250 Cc, itu merupakan ide yang menarik. Sebab, menurut dia, kesan full sport lebih menonjol pada Ninja 150 CC, yang tipe RR khususnya, jika dibandingkan Ninja 250 Cc yang lebih terasa sport touring.

"Saya pernah kepikiran memodifikasi ninja 150Cc mengunakan mesin Ninja 250 Cc. Tampilan Ninja 150 dan mesin 250Cc, dengan rangka dan bodi yang sama, karna kalau menurut saya, manuvering Ninja 150 Cc lebih asyik di sikuit dan jalanan," kata Iid.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.